Sidak, Anggota Dewan Temukan Obat Kadalursa di Puskesmas

Rabu, 01 Juli 2020 - 14:43 WIB
loading...
Sidak, Anggota Dewan...
Anggota DPRD Tana Toraja saat melakukan sidak ke sejumlah puskesmas dan menemukan obat kadaluarsa di dalam gudang. Foto: Istimewa
A A A
TORAJA - Pansus DPRD Tana Toraja Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Periksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) tahun 2019, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Puskesmas, Rabu(1/7/2020).

Salah satu puskesmas yang disidak Pansus DPRD Tana Toraja yakni, puskesmas Rante Alang di kecamatan Sangalla Selatan. Di puskesmas ini, Pansus LHP BPK RI menemukan obat kadaluarsa yang disimpan di samping ruangan laboratorium puskesmas.

Baca Juga: Ketua DPRD Tana Toraja Pimpin Aksi Bersih Sungai Makale

"Sangat disayangkan, adanya obat kadaluarsa masih tersimpan di puskesmas dalam jumlah yang cukup banyak," kata Anggota Pansus LHP BPK RI DPRD Tana Toraja , Kendek Rante.

Kendek mengatakan, dari informasi pihak puskesmas banyaknya obat-obatan expired di puskesmas Rante Alang karena tidak habis terpakai akibat kelebihan stok. Obat-obatan tersebut kata dia, sudah habis masa edarnya dan masih tersimpan di puskesmas Rante Alang jenis antibiotik, obat injeksi dan obat umum generik lainnya.

"Seharusnya, obat-obatan yang sudah kadaluarsa itu tidak lagi berada di puskesmas dan harus dikembalikan ke dinas kesehatan," jelasnya.

Menurutnya, temuan obat-obatan kadaluarsa itu salah satu bukti pengelolaan obat-obatan oleh dinas kesehatan Tana Toraja belum optimal. Distribusi obat-obatan ke puskesmas-puskesmas harus disesuaikan dengan kebutuhan puskesmas. Sehingga, sebelum expired, obat-obatan sudah habis terpakai.

"Distrubusi obat banyak, tapi tidak sesuai kebutuhan sehingga banyak obat tidak terpakai karena kelebihan stok," jelas Kendek Rante.

Kepala Puskesmas Rante Alang, drg Delia mengakui obat-obatan kadaluarsa yang masih tersimpan di gudang puskesmas merupakan obat sisa yang tidak terpakai karena kelebihan stok.

"Obat-obatan kadaluarsa yang ada di puskesmas Rantealang karena masih menunggu penarikan obat dari dinas kesehatan," ujarnya.

Baca Juga: Legislator Perindo Tana Toraja Bantu Warga Penderita Lumpuh di Lettenan
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota Dewan yang Terlibat...
Anggota Dewan yang Terlibat di Satgas Covid-19 Toraja Diminta Mundur
Warga Toraja Tuntut...
Warga Toraja Tuntut Pembangunan PLTA Malea Dihentikan
Sidak, Anggota Dewan...
Sidak, Anggota Dewan Temukan Obat Kadalursa di Puskesmas
Rekomendasi
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Berita Terkini
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved