17 Perpustakaan Sekolah di Makassar Jalani Penilaian Akreditasi
Minggu, 28 Agustus 2022 - 20:29 WIB
loading...
Tim asesor Perpustakaan Nasional melakukan penilaian akreditasi kepada 19 perpustakaan di Sulawesi Selatan, sebanyak 17 di antaranya berada di Kota Makassar. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Sebanyak 19 perpustakaan sekolah di Sulawesi Selatan menjalani akreditasi dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI. Dari jumlah itu, sebanyak 17 perpustakaan berasal dari Kota Makassar.
Jumlah ini mencatatkan Kota Makassar sebagai daerah dengan jumlah perpustakaan terbanyak untuk kategori reguler yang menjalani akreditasi di banding kabupaten kota lain di Sulawesi Selatan. Selebihnya, 1 perpustakaan dari Kabupaten Pangkep, dan 1 lainnya dari Kabupaten Sinjai.
Baca Juga: Perpustakaan UIM Diharap Jadi Percontohan Nasional
"Makassar paling banyak tahun ini yakni 17 perpustakaan dari total 19 perpustakaan yang mengikuti akreditasi reguler di Sulsel," ungkap Sub Koordinator Perpustakaan Nasional Wilayah 3 Sulawesi dan Kalimantan, Anton Alfian.
Perpusnas RI telah menugaskan 4 orang asesor yang akan memberikan penilaian akreditasi pada perpustakaan di Sulawesi Selatan. Mereka yakni Mustafa dari Perpustakaan Nasional, Syamsul Arif dan Andi Amriana dari Dinas Perpustakaan Provinsi Sulsel serta Tulus Wulan Juni dari Dinas Perpustakaan Kota Makassar.
Jumlah ini mencatatkan Kota Makassar sebagai daerah dengan jumlah perpustakaan terbanyak untuk kategori reguler yang menjalani akreditasi di banding kabupaten kota lain di Sulawesi Selatan. Selebihnya, 1 perpustakaan dari Kabupaten Pangkep, dan 1 lainnya dari Kabupaten Sinjai.
Baca Juga: Perpustakaan UIM Diharap Jadi Percontohan Nasional
"Makassar paling banyak tahun ini yakni 17 perpustakaan dari total 19 perpustakaan yang mengikuti akreditasi reguler di Sulsel," ungkap Sub Koordinator Perpustakaan Nasional Wilayah 3 Sulawesi dan Kalimantan, Anton Alfian.
Perpusnas RI telah menugaskan 4 orang asesor yang akan memberikan penilaian akreditasi pada perpustakaan di Sulawesi Selatan. Mereka yakni Mustafa dari Perpustakaan Nasional, Syamsul Arif dan Andi Amriana dari Dinas Perpustakaan Provinsi Sulsel serta Tulus Wulan Juni dari Dinas Perpustakaan Kota Makassar.
Lihat Juga :