Heboh Ratusan Mahasiswa di Bandung Mengidap HIV, Ternyata Ini Penyebabnya
Sabtu, 27 Agustus 2022 - 11:34 WIB
loading...
A
A
A
Dia menuturkan, dengan demikian orang tersebut bisa hidup lebih produktif dan tidak masuk ke fase AIDS. Mata rantainya bisa diputus dengan pengobatan.
Pengobatan HIV/AIDS telah dijamin oleh pemerintah. Sehingga, Ira berpesan, jangan sampai para pengidap HIV/AIDS merasa seperti divonis mati.
Baca: Pengidap HIV-AIDS di Sulsel Mencapai 26 Ribu Orang
"Sebab jika sudah diobati, virusnya bisa tidak terdeteksi dan tidak menularkan. Orangnya bisa menikah, bahkan punya anak," ujarnya.
Diketahui, kasusnya HIV di Bandung dikumpulkan berdasarkan laporan selama 30 tahun dari 1991-2021. Jumlah total kasusnya sampai dengan Desember 2021 mencapai 5.843. Dari jumlah itu, 6,97 persennya mahasiswa atau terdapat 407 kasus selama 30 tahun.
Pengobatan HIV/AIDS telah dijamin oleh pemerintah. Sehingga, Ira berpesan, jangan sampai para pengidap HIV/AIDS merasa seperti divonis mati.
Baca: Pengidap HIV-AIDS di Sulsel Mencapai 26 Ribu Orang
"Sebab jika sudah diobati, virusnya bisa tidak terdeteksi dan tidak menularkan. Orangnya bisa menikah, bahkan punya anak," ujarnya.
Diketahui, kasusnya HIV di Bandung dikumpulkan berdasarkan laporan selama 30 tahun dari 1991-2021. Jumlah total kasusnya sampai dengan Desember 2021 mencapai 5.843. Dari jumlah itu, 6,97 persennya mahasiswa atau terdapat 407 kasus selama 30 tahun.
Lihat Juga :