Alat Hidrolik Rusak, Pergeseran Rel Kereta Api Batal Dilakukan Malam ini

Rabu, 24 Agustus 2022 - 16:03 WIB
loading...
Alat Hidrolik Rusak,...
Jembatan rel kereta api di Desa Maccini Baji, Kecamatan Lau batal digeser karena alat hidrolik rusak. Foto: Sindonews/Muchtamir Zaide
A A A
MAROS - Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulsel, merilis pembatalan pergeseran jembatan rel kereta api yang berlokasi di Desa Maccini Baji, Kecamatan Lau, malam ini.

PPK Pengembangan Perkeretaapian Maros-Pangkep, Ari Wibowo, mengatakan, penundaan pergeseran ini akibat adanya kerusakan pada alat pendorong hidrolik.

Baca Juga: Pergeseran Jembatan Jalur Rel Kereta Api Trans Sulawesi Pakai Sistem Hidrolik

"Dari hasil pemeriksaan akhir dan uji coba ditemukan adanya kerusakan pada alat pendorong hidrolis sehingga diperlukan perbaikan," katanya, Rabu, (24/08/2022).

Dia mengatakan, penggeseran jembatan rel kereta api baru akan dilanjutkan pekan depan. Meski begitu, proses pergeseran rel kereta api, akan tetap sesuai jadwal, yakni 5 jam.

"Untuk menjamin kelancaran dan keselamatan pelaksanaan pekerjaan maka penggeseran akan dilakukan 31 Agustus 2022 mulai pukul 23.00 wita sampai dengan tanggal 1 September 2022 pukul 04.00 wita," tutupnya.

Untuk membantu kelancaran pengerjaan , maka jalan poros Maros-Pangkep tepatnya di Desa Maccini Baji, Kecamatan Lau Maros akan ditutup. Penutupan jalan ini akan berlangsung sekira lima jam dimulai pada pukul 23.00-04.00 Wita.

Kepala Seksi Perawatan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan, Arief Sudiatmoko mengatakan, penggeseran rel kereta api ini akan menggunakan metode sistem hidrolik.

"Metode penggeseran ini menggunakan sistem hidrolik. Dengan cara mendorong pelan-pelan. Sekali mendorong akan menggeser sekitar 90 cm," jelasnya kepada wartawan kemarin.

Untuk memperlancar proses penggeseran rel kereta api, BPKA menyediakan 3 alat hidrolik. Namun yang akan digunakan hanya dua alat sistem hidrolik. Dia menjelaskan, satu alat hidrolok ini mampu mendorong sekitar 350 ton.

Baca Juga: Proyek Kereta Api Sulsel Jadi Atensi Presiden Jokowi

"Untuk proses pergeserannya. Kita menyediakan tiga alat sistem hidrolik. Tapi yang akan digunakan hanya dua alat saja. Itu sudah kami anggap cukup. Alat yang satu hanya digunakan disaat dibutuhkan saja," tegasnya.

Dia menambahkan, dengan hitungan tersebut, maka diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 4 jam untuk mendorong sebatang rel kereta api .

"Sebenarnya kita hanya membutuhkan waktu sekitar 3 jam setengah sampai 4 jam. Tapi kita juga membutuhkan persiapan dan istirahat, sehingga kita masukkan sekitar 5 jam," ujarnya.

Arief menambahkan, untuk lancarnya pelaksanaan pergeseran rel kereta api dan mengurai kemacetan, maka untuk kendaraan-kendaraan besar akan dihentikan.

"Sementara untuk kendaraan kecil dan roda dua, kami menyiapkan area lintasan di escape road dibawah jembatan yang akan kita geser ini. Jadi penutupan ini hanya khusus dilakukan bagi kendaraan berat saja," jelasnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhub Dorong Percepatan...
Menhub Dorong Percepatan Penyelesaian Jalur Kereta Api Maros - Mandai
Proyek Kereta Api Sulsel...
Proyek Kereta Api Sulsel Jadi Atensi Presiden Jokowi
Tarif Gratis Selama...
Tarif Gratis Selama Pengoperasian Terbatas Kereta Api di Sulsel
Bambang Haryo Soroti...
Bambang Haryo Soroti Pembangunan Rel Kereta Api Makassar - Parepare
KA Sulsel Diresmikan...
KA Sulsel Diresmikan 29 Oktober, Presiden Jokowi Belum Dipastikan Hadir
Rekomendasi
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
Mudah Dilakukan, Ini...
Mudah Dilakukan, Ini Cara Melihat Formasi CPNS dan PPPK 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved