1 Warga Positif Cacar Monyet, Dinkes DKI: Sempat Perjalanan Wisata ke Eropa Barat
Senin, 22 Agustus 2022 - 16:30 WIB
loading...
Satu warga DKI Jakarta terkonfirmasi positif cacar monyet setelah perjalanan wisata ke Eropa Barat. Foto/Ilustrasi/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan bahwa satu pasien yang terkonfirmasi cacar monyet atau monkeypox asal Jakarta sempat melakukan perjalanan wisata ke sejumlah negara di Eropa Barat.
Diketahui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengonfirmasi temuan virus tersebut pada Sabtu (20/8) kemarin. Baca juga: WHO Pastikan Cacar Monyet Tidak Akan Jadi Pandemi
”Diketahui pasien tersebut mengalami keluhan kesehatan beberapa hari setelah kembali ke Indonesia, pascaperjalanan wisata ke beberapa negara di Eropa Barat, pada 8 Agustus 2022 lalu,” kata Widyastuti dalam keterangannya, Senin (22/8/2022).
Meski demikian Dinkes DKI berkomitmen terus lanjutkan tracing kontak erat penyakit cacar monyet tersebut. Sejauh ini berdasarkan hasil tracing, pihaknya menemukan tiga orang kontak erat, yang sampai saat ini ketiganya dalam kondisi baik dan tidak mempunyai keluhan kesehatan.
“Sebelum ditemukan kasus pertama ini, kami menerima laporan danmelakukan penyelidikan epidemiologi pada 11 orang terduga yang ditemukan sejak 20 Mei 2022, yang semuanya setelah melalui pemeriksaan laboratorium diketahui negatif cacar monyet,” ungkapnya.
Diketahui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengonfirmasi temuan virus tersebut pada Sabtu (20/8) kemarin. Baca juga: WHO Pastikan Cacar Monyet Tidak Akan Jadi Pandemi
”Diketahui pasien tersebut mengalami keluhan kesehatan beberapa hari setelah kembali ke Indonesia, pascaperjalanan wisata ke beberapa negara di Eropa Barat, pada 8 Agustus 2022 lalu,” kata Widyastuti dalam keterangannya, Senin (22/8/2022).
Meski demikian Dinkes DKI berkomitmen terus lanjutkan tracing kontak erat penyakit cacar monyet tersebut. Sejauh ini berdasarkan hasil tracing, pihaknya menemukan tiga orang kontak erat, yang sampai saat ini ketiganya dalam kondisi baik dan tidak mempunyai keluhan kesehatan.
“Sebelum ditemukan kasus pertama ini, kami menerima laporan danmelakukan penyelidikan epidemiologi pada 11 orang terduga yang ditemukan sejak 20 Mei 2022, yang semuanya setelah melalui pemeriksaan laboratorium diketahui negatif cacar monyet,” ungkapnya.
Lihat Juga :