Petani Tak ke Ladang, Harga Cabai di Medan Kembali Tembus Rp100 Ribu

Sabtu, 20 Agustus 2022 - 07:43 WIB
loading...
Petani Tak ke Ladang, Harga Cabai di Medan Kembali Tembus Rp100 Ribu
Harga komoditas cabai merah di Kota Medan kembali tembus Rp100 ribu per kilogram. Padahal harga sebelumnya sudah turun ke Rp70 ribu per kilogram. Foto ilustrasi SINDOnews
A A A
MEDAN - Harga komoditas cabai merah di Kota Medan kembali tembus Rp100 ribu per kilogram. Padahal harga sebelumnya sudah turun ke Rp70 ribu per kilogram.

Sabrina (44), pedagang di Pusat Pasar Medan mengaku, pihaknya kembali menaikkan harga karena jumlah barang yang terbatas. Stok dari wilayah dataran tinggi Karo maupun dari wilayah pesisir turut drastis sejak awal pekan lalu. Baca juga: Inflasi Tinggi, Luhut Lapor ke Jokowi Minta Seluruh Desa Tanam Cabai dan Bawang

"Enggak ada barang. Sementara permintaan tinggi. Harga pengambilan naik sehingga kita terpaksa naikkan juga harga jual. Kisarannya Rp90 ribu sampai Rp110 ribu. Tergantung kualitas cabainya," kata Sabrina, Jumat (19/8/2022).

Hal senada dikatakan Rustam (39) pedagang cabai di Pasaraya Medan Metropolitan Trade Center (MMTC). Di pasar yang berlokasi di Deliserdang itu, harga cabai juga sudah tembus di atas Rp90 ribu per kilogram. "Pagi tadi sudah Rp80 ribu (harga grosir). Sore ini (diecer) udah Rp95 ribu sampai Rp100 ribu," terangnya.

Rustam mengatakan, kenaikan harga memang dipicu terbatasnya pasokan karena banyak petani yang tidak panen ke ladang akibat merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-77 RI pada Rabu dan Kamis kemarin. "Selain itu karena dua hari ini hujan lebat, panen petani berkurang," tukasnya.

Pengamat Ekonomi, Gunawan Benjamin, menyebut kenaikan harga cabai ini masih terbilang stabil. Begitu juga dengan beberapa komoditas pangan seperti beras, daging ayam, telur ayam, daging sapi, minyak goreng curah, bawang merah dan bawang putih.

Sejauh ini cabai rawit maupun cabai merah yang harganya masih di atas keekonomiannya. Sementara sejumlah harga kebutuhan lain belum beranjak jauh dari harga idealnya.

"Masyarakat tidak perlu panik. Cuaca buruk kemarin memang memicu terjadinya musibah banjir dan intensitas hujannya terbilang tidak biasa, dan terjadi untuk waktu yang cukup lama. Sehingga dari sisi produksi terganggu termasuk juga jalur distribusi atau transportasinya," sebut Gunawan.

Gunawan yakin harga cabai akan kembali berangsur turun di akhir pekan ini. Bahkan harga akan kembali normal nantinya di pekan depan. Baca juga: Harga Cabai Meroket, Inflasi Juli 2022 Capai 0,64%

"Harga cabai hingga tutup bulan Agustus ini saya perkirakan berpeluang bergerak dalam rentang Rp50 ribu-Rp70 ribu per kilogram. Jadi harga yang sekarang ini memang menyusahkan, tetapi jangan cemas, semua akan seperti sedia kala nantinya," pungkasnya.
(don)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1909 seconds (11.210#12.26)