alexametrics

Presiden Jokowi: 4000 Hektar Disiapkan di Batang Untuk Kawasan Industri Terpadu

loading...
Presiden Jokowi: 4000 Hektar Disiapkan di Batang Untuk Kawasan Industri Terpadu
Presiden Joko Widodo memastikan 7 Penanam Modal Asing (PMA) investasi di kawasan terpadu Batang yang berada di Desa Kedawung Kecamatan Banyuputih. Foto SINDOnews
A+ A-
BATANG - Presiden Joko Widodo memastikan 7 Penanam Modal Asing (PMA) investasi di kawasan terpadu Batang yang berada di Desa Kedawung Kecamatan Banyuputih.

"Saya senang hari ini sudah ada yang masuk dan 17 Perusahaan memiliki komitmen besar hingga 60 persen," Kata Joko Widodo, saat meninjau Kawasan Industri Batang, Selasa (30/6). (Baca: Tren Harian Pemeriksaan PCR di Jateng Berjumlah 2.366 Spesimen )

Ia pun meminta para Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPN) untuk terus dikejar perusahaan asing seperti China, Korea, Taiwan, Jepang dan Amerika yang akan mereolokasi perusahaanya ke Indonesia.



Bagi perusahaan asing yang belum memili lahan tanah, silahkan gunkan tanah kawasan industri terpadu Batang. "Kita sudah siapkan lahan 4.000 hektar di kawasan terpadu industri Batang tahap pertama disiapkan 450 hektar, bagi perusahaan LG besok mau pindah silahkan masuk di Batang, perizinan diurus BKPN, gubernur dan bupati,"pinta Joko Widodo.

Di bukanya kawasan industri terpadu di Batang untuk membuka lapangan pekerjaan sebanyak banyaknya bagi warga Indonesia. "Kita tdak boleh kalah dengan negera lain, kita harus membwrikan fasilitas dibutuhkan mereka, kalau negara lain memberikan harga tanah 1juta, kita harus dibawahnya yakni 500 ribu, kalau mereka izin satu bulan kita satu minggu selesai,"pungkasnya.

Sementara Bupati Batang, Wihaji menjelaskan, Pemkab telah menyiapkan tiga kawasan industri yang memiliki keunggulan dari segi energi listrik, tenaga kerja yang kompetitif dan akses jalan penghubung nasional jalan diantaranya jalan pantura dan jalan tol, sumber air, dan yang jelas sangat pro investasi dibidang perijinan.

"Pemkab sudah siapkan tiga kawasan industri yang sama - sama strategis, yaitu kawasan industri Kenconorejo Tulis, Sawangan Gringsing dan Banaran Banyuputih," Kata Wihaji. (Baca: DPRD Salatiga Minta Eksekutif Pemkotn Uji Publik Terbatas Perwali COVID-19)

Bupati juga jelaskan, lokasi kawasan industri terpadu Batang masuk kawasan PTPN 9 yang tidak perlu pembebasan tanah, sehingga investor yang datang di Batang sangat menguntungkan. "Investor yang datang di Batang seperti datang bawa KTP, pulang bawa motor artinya sangat mudah tidak ribet dan menguntungkan," Pungkas Wihaji.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak