Realisasi Zakat Capai Rp2,4 Miliar, UPZ Pupuk Kaltim Sasar 1.300 Mustahiq Selama Semester 1 2022
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 20:07 WIB
loading...
Tebar manfaat zakat bagi masyarakat, UPZ Pupuk Kaltim secara bertahap salurkan kepedulian bagi para mustahiq di Kota Bontang dan Kalimantan Timur, hingga berbagai wilayah lainnya di Indonesia. (Ist)
A
A
A
BONTANG - Tebar manfaat zakat bagi masyarakat, Unit Pengumpul Zakat PT Pupuk Kalimantan Timur (UPZ Pupuk Kaltim) secara bertahap salurkan kepedulian bagi para mustahiq di Kota Bontang dan Kalimantan Timur, hingga berbagai wilayah lainnya di Indonesia.
Sepanjang semester I tahun 2022 atau periode Januari - Juni, UPZ Pupuk Kaltim telah merealisasikan penyaluran zakat karyawan sebesar Rp2,4 Miliar dengan sasaran di lima program utama. Diantaranya Kemanusiaan, Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi dan Dakwah Advokasi.
Ketua UPZ Pupuk Kaltim Nur Sahid, mengungkapkan penyaluran zakat pada lima program tersebut sesuai arahan Baznas RI, yang tertuang dalam Peraturan Baznas Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pendistribusian Zakat. Sekaligus wujud implementasi UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Zakat, dengan tujuan mendapatkan kemanfaatan dari dana zakat yang dikelola dan dikumpulkan.
Sejalan dengan aturan tersebut, persentase penyaluran terbagi dalam dua kategori, yakni sebesar 70 persen untuk Kota Bontang dan Kalimantan Timur, serta 30 persen disalurkan secara Nasional melalui Baznas RI. "Penyaluran pun menyasar para mustahiq yang memenuhi kategori 8 asnaf penerima zakat, serta menitikberatkan pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan," ujar Nur Sahid.
Dari lima program utama, penyaluran zakat dengan manfaat terbesar dialokasikan pada bidang pendidikan dengan total nilai Rp770,6 juta atau 30,2 persen. Selanjutnya program kemanusiaan senilai Rp765,2 juta, lalu program kesehatan Rp590,4 juta, disusul program dakwah dan advokasi sebesar Rp341,8 juta, serta program ekonomi Rp17,5 juta.
Sepanjang semester I tahun 2022 atau periode Januari - Juni, UPZ Pupuk Kaltim telah merealisasikan penyaluran zakat karyawan sebesar Rp2,4 Miliar dengan sasaran di lima program utama. Diantaranya Kemanusiaan, Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi dan Dakwah Advokasi.
Ketua UPZ Pupuk Kaltim Nur Sahid, mengungkapkan penyaluran zakat pada lima program tersebut sesuai arahan Baznas RI, yang tertuang dalam Peraturan Baznas Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pendistribusian Zakat. Sekaligus wujud implementasi UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Zakat, dengan tujuan mendapatkan kemanfaatan dari dana zakat yang dikelola dan dikumpulkan.
Sejalan dengan aturan tersebut, persentase penyaluran terbagi dalam dua kategori, yakni sebesar 70 persen untuk Kota Bontang dan Kalimantan Timur, serta 30 persen disalurkan secara Nasional melalui Baznas RI. "Penyaluran pun menyasar para mustahiq yang memenuhi kategori 8 asnaf penerima zakat, serta menitikberatkan pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan," ujar Nur Sahid.
Dari lima program utama, penyaluran zakat dengan manfaat terbesar dialokasikan pada bidang pendidikan dengan total nilai Rp770,6 juta atau 30,2 persen. Selanjutnya program kemanusiaan senilai Rp765,2 juta, lalu program kesehatan Rp590,4 juta, disusul program dakwah dan advokasi sebesar Rp341,8 juta, serta program ekonomi Rp17,5 juta.
Lihat Juga :