Jaga Tradisi Nenek Moyang, Nelayan Anambas Gelar Festival Jongkong Layar
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 07:41 WIB
loading...
A
A
A
"Ini jadi event tahunan yang akan melestarikan budaya . Saat itu sarana pencarian masyarakat atau nenek moyang sebelum adanya pompong atau teknologi," ujar Wan Zuhendra, Kamis (18/8/2022).
Festival jongkong layar ini digelar di Pantai Tanjung Karang, Pulau Nyamuk, Kepulauan Anambas. Ada 12 peserta yang mengikuti festival jongkong layar. Sebelum dimulai, seluruh jongkong diberi tepung tawar terlebih dahulu. Kemudian para nelayan memasang layar di perahunya masing-masing.
Para nelayan yang mengikuti festival jongkong layar tidak diizinkan menggunakan dayungan perahu. Mereka hanya boleh menggunakan layar sebagai kendali perahu dan memanfaatkan kecepatan angin. Baca juga: Tradisi Saptonan, Ajang Ketangkasan Berkuda Sambil Melempar Tombak
Seluruh peserta harus melewati dua pal batas dan menempuh jarak sekitar 2 mil laut untuk memenangkan perlombaan. Hadiah perlombaan pada festival jongkong layar tahun ini sebesar Rp3 juta. "Festival ini sempat tertunda akibat pandemi Covid-19. Tahun ini kita laksanakan lagi," katanya.
Jongkong layar dimainkan dengan mengandalkan tiupan angin yang kencang. Hembusan angin yang kencang pada layar perahu yang terbentang, bisa membawa jongkong mendarat hingga ke bibir pantai. Selain di Kepulauan Anambas, jongkong juga bisa ditemukan di daerah Kepulauan Melayu atau Riau-Lingga.
Festival jongkong layar ini digelar di Pantai Tanjung Karang, Pulau Nyamuk, Kepulauan Anambas. Ada 12 peserta yang mengikuti festival jongkong layar. Sebelum dimulai, seluruh jongkong diberi tepung tawar terlebih dahulu. Kemudian para nelayan memasang layar di perahunya masing-masing.
Para nelayan yang mengikuti festival jongkong layar tidak diizinkan menggunakan dayungan perahu. Mereka hanya boleh menggunakan layar sebagai kendali perahu dan memanfaatkan kecepatan angin. Baca juga: Tradisi Saptonan, Ajang Ketangkasan Berkuda Sambil Melempar Tombak
Seluruh peserta harus melewati dua pal batas dan menempuh jarak sekitar 2 mil laut untuk memenangkan perlombaan. Hadiah perlombaan pada festival jongkong layar tahun ini sebesar Rp3 juta. "Festival ini sempat tertunda akibat pandemi Covid-19. Tahun ini kita laksanakan lagi," katanya.
Jongkong layar dimainkan dengan mengandalkan tiupan angin yang kencang. Hembusan angin yang kencang pada layar perahu yang terbentang, bisa membawa jongkong mendarat hingga ke bibir pantai. Selain di Kepulauan Anambas, jongkong juga bisa ditemukan di daerah Kepulauan Melayu atau Riau-Lingga.
(don)
Lihat Juga :