Sepatu Copot, Anggota Paskibra Menangis Haru Kibarkan Bendera Merah Putih di Lapangan Berlumpur
Rabu, 17 Agustus 2022 - 13:08 WIB
loading...
Sepatu anggota Paskibra copot dan seragam penuh lumpur akibat lapangan tempat upacara HUT Ke-77 RI di Panimbang, Pandeglang, Banten berlumpur, Rabu (17/8/2022). Foto/iNews TV/Iskandar Nasution
A
A
A
PANDEGLANG - Sejumlah anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) pada upacara bendera HUT Ke-77 RI di Panimbang, Pandeglang, Banten mengalami copot sepatu akibat lokasilapanganyang berlumpur, Rabu (17/8/2022).
![Sepatu Copot, Anggota Paskibra Menangis Haru Kibarkan Bendera Merah Putih di Lapangan Berlumpur]()
Usai upacara para Paskibra menangis haru lantaran meski dalam suasana lapangan yang berlumpur dan becek mereka tetap bisa mengibarkan bendera merah putih.
Baca juga: Pengait Tali Putus, Merah Putih Tak Berkibar saat Upacara HUT Ke-77 RI di Solo, Gibran: Wis Pokoknya Jalan Terus!
Tak hanya sepatu lepas, busana berwarna putih yang mereka kenakan juga tampak kotor penuh lumpur akibat cipratan tanah lapangan yang becek.
Kondisi ini disebabkan lapangan yang digunakan untuk pengibaran bendera dalam kondisi berlumpur usai diguyur hujan pada malam harinya.
![Sepatu Copot, Anggota Paskibra Menangis Haru Kibarkan Bendera Merah Putih di Lapangan Berlumpur]()
Meski lapangan dipenuhi lumpur dan lepasnya sepatu, sebanyak 42 personel Paskibra tetap menjalankan tugasnya agar bendera merah putih tetap berkibar di atas tiang bendera.
"Alhamdulillah meski tadi sepatunya lepas tapi tetap bisa berjalan lancar. Apapun kondisinya kita tetap fokus mengibarkan bendera merah putih," kata ungkap anggota Pakibraka Panimbang, Reni yang merupakan siswi MAN 3 Pandeglang.
Baca juga: Aksi Heroik Satpam Puskesmas Panjat Tiang Karena Bendera Terbalik dan Tali Lepas
Sementara, penanggung jawab Paskibra Panimbang, Rohmatul Khoiri menambahkan bahwa para anggota Paskibrakan tetap mengibarkan bendera merah putih dalam kondisi apa pun.
"Tetap fokus pengibaran bendera, meski tadi lapangan berlumpur," ujarnya.
Selesai upacara sebanyak 42 personel Paskibra Panimbang saling berpelukan dan menangis. Mereka terharu dengan kejadian yang tidak mereka duga sebelumnya jika lapangan upacara yang tadinya kering berubah menjadi berlumpur akibat hujan.

Usai upacara para Paskibra menangis haru lantaran meski dalam suasana lapangan yang berlumpur dan becek mereka tetap bisa mengibarkan bendera merah putih.
Baca juga: Pengait Tali Putus, Merah Putih Tak Berkibar saat Upacara HUT Ke-77 RI di Solo, Gibran: Wis Pokoknya Jalan Terus!
Tak hanya sepatu lepas, busana berwarna putih yang mereka kenakan juga tampak kotor penuh lumpur akibat cipratan tanah lapangan yang becek.
Kondisi ini disebabkan lapangan yang digunakan untuk pengibaran bendera dalam kondisi berlumpur usai diguyur hujan pada malam harinya.

Meski lapangan dipenuhi lumpur dan lepasnya sepatu, sebanyak 42 personel Paskibra tetap menjalankan tugasnya agar bendera merah putih tetap berkibar di atas tiang bendera.
"Alhamdulillah meski tadi sepatunya lepas tapi tetap bisa berjalan lancar. Apapun kondisinya kita tetap fokus mengibarkan bendera merah putih," kata ungkap anggota Pakibraka Panimbang, Reni yang merupakan siswi MAN 3 Pandeglang.
Baca juga: Aksi Heroik Satpam Puskesmas Panjat Tiang Karena Bendera Terbalik dan Tali Lepas
Sementara, penanggung jawab Paskibra Panimbang, Rohmatul Khoiri menambahkan bahwa para anggota Paskibrakan tetap mengibarkan bendera merah putih dalam kondisi apa pun.
"Tetap fokus pengibaran bendera, meski tadi lapangan berlumpur," ujarnya.
Selesai upacara sebanyak 42 personel Paskibra Panimbang saling berpelukan dan menangis. Mereka terharu dengan kejadian yang tidak mereka duga sebelumnya jika lapangan upacara yang tadinya kering berubah menjadi berlumpur akibat hujan.
(shf)
Lihat Juga :