Seminar Kebangsaan Kalla Institute: Kebijakan Pendidikan Kunci Restorasi Nasionalisme

Senin, 15 Agustus 2022 - 18:57 WIB
loading...
A A A
"Inilah diperlukan filter di sini karena paham-paham nasionalisme itu kan cair, tidak ada yang baku. Bergantung kebutuhan masing-masing negara. Ada yang menganggap nasionalisme itu identitas, tetapi di sisi lain, dianggap rendah bangsa lain," jelas dia.

Di lain sisi, dia berujar jika nasionalisme yang berlebihan, apalagi tak disertai nilai ketuhanan dan kemanusiaan, justru bisa mempertajam perbedaan. Sehingga, juga sangat penting untuk memahami nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi bangsa untuk menahan laju globalisasi masif yang tidak sedikit yang bertentangan dengan adat ketimuran.

"Lagi-lagi, nasionalisme yang melekat pada diri kita menjadi filter dan Pancasila menjadi menjadi benteng untuk mengurai semua disrupsi tentang pembauran idealisme dan globalisasi," tandasnya.

Baca juga:Bus Cahaya Bone Layani Rute Parepare Khusus Demi Pendukung PSM Makassar

Praktisi Pendidikan, Tawakkal Kahar mengungkapkan, memahami nasionalisme sebenarnya bukan perkara sulit, yang sulit adalah untuk menerapkan nilai-nilai nasionalisme itu dalam kehidupan sehari-hari.

"Tidak bisa tercapai Indonesia maju kalau semangat nasionalisme tidak ada. Tapi negara juga harus memberi janji untuk memberikan rasa aman dan tenteram kepada masyarakatnya," ungkap dia.

Dia berujar, membangun semangat nasionalisme di dunia pendidikan saat ini sudah mulai tercermin melalui program sekolah penggerak dan kurikulum merdeka belajar yang digaungkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yayasan Hadji Kalla...
Yayasan Hadji Kalla Bantu Pengembangan Ekonomi Pesantren
KALLA Campus Talks Tantang...
KALLA Campus Talks Tantang Mahasiswa Lebih Cepat Berinovasi
Kalla Hospitality Siap...
Kalla Hospitality Siap Ekspansi di Luar Makassar pada Tahun 2023 dan 2024
Rekomendasi
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Berita Terkini
Hendak Demo di Patung...
Hendak Demo di Patung Kuda, Ratusan Mahasiswa Diadang Polisi di Semanggi
Kemendagri Dorong Percepatan...
Kemendagri Dorong Percepatan Penataan dan Registrasi Posyandu
Aksi Demo di Gedung...
Aksi Demo di Gedung DPR, Puluhan Mahasiswa Terlibat Aksi Dorong dengan Polisi
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Polda Metro Jaya: 3.588...
Polda Metro Jaya: 3.588 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di DPR RI
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved