Alfamart Tunjuk Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Kasus Pencurian Cokelat
Senin, 15 Agustus 2022 - 12:54 WIB
loading...
Alfamart menunjuk Hotman Paris Hutapea menjadi kuasa hukum karyawannya. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Manajemen Alfamart menunjuk Hotman Paris Hutapea untuk mendampingi hukum pegawainya. Penunjukan kuasa hukum itu dilakukan merespons atas viralnya video permintaan maaf karyawan Alfamart ke konsumen yang diduga mencuri sejumlah produk.
”Alfamart telah menunjuk Kantor Hukum Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukum kami,” ujar Coorporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Solihin dalam keterangan video yang diterima MPI, Senin (15/8/2022).
Solihin menegaskan, pihak manajemen mendukung penuh tindakan pegawai menegur kekerasan merekam tindakan konsumen yang tidak ingin buat produk. Baginya, tindakan pegawai Alfamart itu sudah sesuai prosedur. Baca juga: Pengacara Emak-emak Sebut Kasus Pencurian Cokelat Berujung Damai, Nih Tampangnya
”Saya mewakili manajemen Alfamart menyatakan dan menegaskan bahwa perusahaan sepenuhnya mendukung karyawan kami yg berdasarkan investigasi awal, menjalankan tugasnya sesuai dengan prosedur,” ujar Solihin.
Ia pun mengecam tindakan intimidasi konsumen yang diduga mencuri sejumlah produk. ”Kami menolak tindakan intimidasi yang dilakukan terhadap karyawan yang telah berupaya menjalankan tugasnya dengan baik,” tegas Solihin.
”Alfamart telah menunjuk Kantor Hukum Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukum kami,” ujar Coorporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Solihin dalam keterangan video yang diterima MPI, Senin (15/8/2022).
Solihin menegaskan, pihak manajemen mendukung penuh tindakan pegawai menegur kekerasan merekam tindakan konsumen yang tidak ingin buat produk. Baginya, tindakan pegawai Alfamart itu sudah sesuai prosedur. Baca juga: Pengacara Emak-emak Sebut Kasus Pencurian Cokelat Berujung Damai, Nih Tampangnya
”Saya mewakili manajemen Alfamart menyatakan dan menegaskan bahwa perusahaan sepenuhnya mendukung karyawan kami yg berdasarkan investigasi awal, menjalankan tugasnya sesuai dengan prosedur,” ujar Solihin.
Ia pun mengecam tindakan intimidasi konsumen yang diduga mencuri sejumlah produk. ”Kami menolak tindakan intimidasi yang dilakukan terhadap karyawan yang telah berupaya menjalankan tugasnya dengan baik,” tegas Solihin.
Lihat Juga :