Pengacara Emak-emak Sebut Kasus Pencurian Cokelat Berujung Damai, Nih Tampangnya
Senin, 15 Agustus 2022 - 11:07 WIB
loading...
Beredar luas di masyarakat seorang emak-emak ketangkap basah mencuri cokelat di Alfamart, Tangsel. Foto/Tangkapan Layar
A
A
A
TANGERANG - Beredar luasnya video seorang perempuan yang diduga mencuri cokelat dari sebuah minimarket rupanya berbuntut panjang. Usai video tersebut beredar, video permintaan maaf dari karyawan minimarket pun ikut menyebar.
Diduga karyawan tersebut diancam dengan pasal UU ITE oleh perempuan yang diketahui bernama Mariana itu.Pengacara Mariana, Haji Amir mengungkapkan bahwa sebetulnya video tersebut dibuat hanya untuk disebarkan dalam grup internal karyawan Alfamart.
Amir juga mengaku bahwa tak ada satupun kalimat ancaman yang keluar, dia hanya meminta pada karyawan Alfamart untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Baca juga: Emak-emak Bermobil Mercy Nyolong Cokelat di Alfamart, Netizen: Itu Penyakit Ngutil!
”Saya kebetulan dengan ibu Mariana adalah teman baik, jadi saya kesana hanya untuk meminta video yang beredar itu dihapus. Tidak ada kalimat ancaman UU ITE, hanya menasihati untuk lebih bijak bermain sosial media,” ujar Amir, Senin (15/8/2022).
Amir melanjutkan, bahwa kasus tersebut harusnya sudah selesai karena Mariana sudah membayar cokelat yang diambil dengan harga tiga kali lipat. Namun yang disayangkan oleh Mariana adalah mengapa videonya itu viral usai dia menyelesaikan masalah tersebut.
Diduga karyawan tersebut diancam dengan pasal UU ITE oleh perempuan yang diketahui bernama Mariana itu.Pengacara Mariana, Haji Amir mengungkapkan bahwa sebetulnya video tersebut dibuat hanya untuk disebarkan dalam grup internal karyawan Alfamart.
Amir juga mengaku bahwa tak ada satupun kalimat ancaman yang keluar, dia hanya meminta pada karyawan Alfamart untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Baca juga: Emak-emak Bermobil Mercy Nyolong Cokelat di Alfamart, Netizen: Itu Penyakit Ngutil!
”Saya kebetulan dengan ibu Mariana adalah teman baik, jadi saya kesana hanya untuk meminta video yang beredar itu dihapus. Tidak ada kalimat ancaman UU ITE, hanya menasihati untuk lebih bijak bermain sosial media,” ujar Amir, Senin (15/8/2022).
Amir melanjutkan, bahwa kasus tersebut harusnya sudah selesai karena Mariana sudah membayar cokelat yang diambil dengan harga tiga kali lipat. Namun yang disayangkan oleh Mariana adalah mengapa videonya itu viral usai dia menyelesaikan masalah tersebut.
Lihat Juga :