Murka Anusapati Setelah Ken Dedes Bocorkan Pembunuhan Tunggul Ametung oleh Ken Arok
Senin, 15 Agustus 2022 - 05:52 WIB
loading...
A
A
A
Bila rencana membunuh Ken Arok gagal, bukan hanya pangalasan itu saja yang mati di tangan Ken Arok, tapi bisa saja Anusapati juga turut mati. Tak hanya itu, Ken Dedes juga terancam akan terbunuh, karena telah membocorkan informasi pembunuhan Tunggul Ametung.
Baca juga: Rumah Kayu di Pacitan, Saksi Bisu Perang Gerilya Jenderal Sudirman
Usaha pembunuhan telah disusun, di suatu senja Ken Arok yang sedang makan di ruang makan didatangi pangalasan utusan Anusapati, dan langsung menikam keris Mpu Gandring ke punggung Ken Arok.
Saat itu juga Ken Arok langsung mati dengan kesaktian keris Mpu Gandring. Ken Arok dinyatakan meninggal pada Kamis Pon waktu Landep atau waktu senja, dan matahari baru saja tenggelam tahun 1169 Saka, atau 1247 Masehi.
Setelah berhasil membunuh Ken Arok, pangalasan ini langsung melarikan diri menghadap atasannya. Dia melaporkan kematian Ken Arok, sesuai dengan instruksi yang diperintahkan Anusapati. Usai melaksanakan tugas dan melaporkan ke Anusapati, gantian pangalasan tersebut yang akhirnya dibunuh oleh Anusapati, untuk menghilangkan jejak.
Saat itulah tersiar kabar bahwa Ken Arok meninggal akibat dibunuh oleh para orang Batil. Pembunuhan yang dilakukan Anusapati terhadap pangalasan dilakukan, untuk mencitrakan bahwa dirinya berhasil melumpuhkan pelaku pembunuhan dan memberikan hukuman kepada orang yang telah membunuh Ken Arok.
Dari sanalah riwayat Ken Arok pun tamat. Lika-liku Ken Arok dari anak tidak jelas, serta sempat menjadi gembong perampok dan begal, kemudian menjadi brahmana, hingga menjadi Raja Tumapel. Sementara usai matinya Ken Arok, Anusapati akhir naik tahta menjadi penguasa Tumapel.
Baca juga: Rumah Kayu di Pacitan, Saksi Bisu Perang Gerilya Jenderal Sudirman
Usaha pembunuhan telah disusun, di suatu senja Ken Arok yang sedang makan di ruang makan didatangi pangalasan utusan Anusapati, dan langsung menikam keris Mpu Gandring ke punggung Ken Arok.
Saat itu juga Ken Arok langsung mati dengan kesaktian keris Mpu Gandring. Ken Arok dinyatakan meninggal pada Kamis Pon waktu Landep atau waktu senja, dan matahari baru saja tenggelam tahun 1169 Saka, atau 1247 Masehi.
Setelah berhasil membunuh Ken Arok, pangalasan ini langsung melarikan diri menghadap atasannya. Dia melaporkan kematian Ken Arok, sesuai dengan instruksi yang diperintahkan Anusapati. Usai melaksanakan tugas dan melaporkan ke Anusapati, gantian pangalasan tersebut yang akhirnya dibunuh oleh Anusapati, untuk menghilangkan jejak.
Saat itulah tersiar kabar bahwa Ken Arok meninggal akibat dibunuh oleh para orang Batil. Pembunuhan yang dilakukan Anusapati terhadap pangalasan dilakukan, untuk mencitrakan bahwa dirinya berhasil melumpuhkan pelaku pembunuhan dan memberikan hukuman kepada orang yang telah membunuh Ken Arok.
Dari sanalah riwayat Ken Arok pun tamat. Lika-liku Ken Arok dari anak tidak jelas, serta sempat menjadi gembong perampok dan begal, kemudian menjadi brahmana, hingga menjadi Raja Tumapel. Sementara usai matinya Ken Arok, Anusapati akhir naik tahta menjadi penguasa Tumapel.
(eyt)
Lihat Juga :