Pj Bupati Lanny Jaya Turun ke Kuyawage Atasi Dampak Bencana Alam Hujan Es
Selasa, 09 Agustus 2022 - 11:55 WIB
loading...
Sekda Papua, Ridwan Rumasukun dan Penjabat (Pj) Bupati Lanny Jaya, Petrus Wakerkwa turun langsung mengatasi dampak bencana alam hujan es di Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya. (Ist)
A
A
A
LANNY JAYA - Sekda Provinsi Papua , Ridwan Rumasukun dan Penjabat (Pj) Bupati Lanny Jaya, Petrus Wakerkwa turun langsung mengatasi dampak bencana alam hujan es yang melanda sejumlah kampung di Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya.
Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi dampak bencana tersebut dengan melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan setempat.
Petrus Wakerkwa menjelaskan, bencana alam hujan es merupakan fenomena alam yang terjadi dalam kurun waktu 15 tahun atau 6 tahun sekali. Setelah adanya gejala alam yang menandakan bakal terjadi bencana tersebut, sebulan sebelum bencana tiba, pemerintah daerah (Pemda) melakukan langkah-langkah penanganan dini. Hal ini salah satunya dengan mendistribusikan logistik bagi masyarakat yang berada di Distrik Kuyawage, Distrik Wano Barat, dan Distrik Goa Balim.
Selanjutnya, usai menerima laporan mengenai kejadian bencana hujan es pada Senin (18/7/2022) dari masyarakat Distrik Kuyawage, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya membentuk tim keesokan harinya. Tim kemudian diberangkatkan ke lokasi terdampak untuk melakukan penanganan.
"Pada hari Kamis, 21 Juli 2022, Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya telah mengirimkan dan menyalurkan bantuan ke lokasi terdampak berupa beras sebanyak 9,8 ton dan sembako lainnya yang cukup untuk sementara dipakai warga yang terdampak," tulis Wakerkwa dalam Surat Nomor 131/302/BUP/2022 perihal Laporan Kejadian Bencana Alam kepada Kemendagri, dikutip, Selasa (9/8/2022).
Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi dampak bencana tersebut dengan melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan setempat.
Petrus Wakerkwa menjelaskan, bencana alam hujan es merupakan fenomena alam yang terjadi dalam kurun waktu 15 tahun atau 6 tahun sekali. Setelah adanya gejala alam yang menandakan bakal terjadi bencana tersebut, sebulan sebelum bencana tiba, pemerintah daerah (Pemda) melakukan langkah-langkah penanganan dini. Hal ini salah satunya dengan mendistribusikan logistik bagi masyarakat yang berada di Distrik Kuyawage, Distrik Wano Barat, dan Distrik Goa Balim.
Selanjutnya, usai menerima laporan mengenai kejadian bencana hujan es pada Senin (18/7/2022) dari masyarakat Distrik Kuyawage, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya membentuk tim keesokan harinya. Tim kemudian diberangkatkan ke lokasi terdampak untuk melakukan penanganan.
"Pada hari Kamis, 21 Juli 2022, Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya telah mengirimkan dan menyalurkan bantuan ke lokasi terdampak berupa beras sebanyak 9,8 ton dan sembako lainnya yang cukup untuk sementara dipakai warga yang terdampak," tulis Wakerkwa dalam Surat Nomor 131/302/BUP/2022 perihal Laporan Kejadian Bencana Alam kepada Kemendagri, dikutip, Selasa (9/8/2022).
Lihat Juga :