Ratusan UMKM Jakpreneur Jakarta Selatan Diberi Pelatihan Transaksi Digital
Selasa, 09 Agustus 2022 - 02:09 WIB
loading...
A
A
A
"Kita merintis Labamu ini sejak beberapa bulan lalu, dengan menggandeng langsung UMKM agar bisa mendapatkan masukan apa yang UMKM butuhkan. Kami benar ingin bantu UMKM untuk bisa mengembangkan bisnisnya dengan Labamu ini, jadi kita buat gratis," pungkasnya.
Adapun pelatihannya meliputi penggunaan fitur-fitur yang ada di aplikasinya yaitu fitur penawaran, fitur penagihan invoice, fitur penagihan invoice dengan DP, fitur P.O.S (kasir), fitur komunitas hingga fitur pencatatan data produk dan pelanggan.
"Mereka UMKM ini butuh suport, dan kita semua tahu UMKM paling penting bagi pertumbuhan perekonomian di Indonesia, kalau UMKM jatuh kita semua akan bisa jatuh, termasuk bisnis yang besar," kata Arnold.
Yayah Sobariyah, usahawati UMKM pemilik Gerai Snack Sehat yang berlokasi di Jalan Jeruk Raya, No 40 Jagakarsa, dalam kesempatan tersebut sempat memberikan testimoni saat menggunakan aplikasi Labamu sejak awal Juli lalu. Baca juga: Pemerintah Dorong UMKM Dapat Go Digital
"Selama ini UMKM kendalanya memang di pencatatan, baik itu transaksi maupun pencatatan keuangan. Jualan ya jualan aja, produksi ya produksi aja jadi kurang bisa kontrol compare, selama 1 bulan itu berapa banyak sih transaksi yang terjadi. Sejak menggunakan aplikasi Labamu semua masalah pencatatan transaksi dan keuangan saya jadi lebih terkontrol, serta rapi sehingga bisa melihat secara jelas perbandingan tranksaksi yang ada tiap bulannya, termasuk kontrol tagihan saya. Apalagi pake Labamu ini gratis tanpa ada biaya iuran apa pun," tutur Yayah.
Adapun pelatihannya meliputi penggunaan fitur-fitur yang ada di aplikasinya yaitu fitur penawaran, fitur penagihan invoice, fitur penagihan invoice dengan DP, fitur P.O.S (kasir), fitur komunitas hingga fitur pencatatan data produk dan pelanggan.
"Mereka UMKM ini butuh suport, dan kita semua tahu UMKM paling penting bagi pertumbuhan perekonomian di Indonesia, kalau UMKM jatuh kita semua akan bisa jatuh, termasuk bisnis yang besar," kata Arnold.
Yayah Sobariyah, usahawati UMKM pemilik Gerai Snack Sehat yang berlokasi di Jalan Jeruk Raya, No 40 Jagakarsa, dalam kesempatan tersebut sempat memberikan testimoni saat menggunakan aplikasi Labamu sejak awal Juli lalu. Baca juga: Pemerintah Dorong UMKM Dapat Go Digital
"Selama ini UMKM kendalanya memang di pencatatan, baik itu transaksi maupun pencatatan keuangan. Jualan ya jualan aja, produksi ya produksi aja jadi kurang bisa kontrol compare, selama 1 bulan itu berapa banyak sih transaksi yang terjadi. Sejak menggunakan aplikasi Labamu semua masalah pencatatan transaksi dan keuangan saya jadi lebih terkontrol, serta rapi sehingga bisa melihat secara jelas perbandingan tranksaksi yang ada tiap bulannya, termasuk kontrol tagihan saya. Apalagi pake Labamu ini gratis tanpa ada biaya iuran apa pun," tutur Yayah.
(mhd)
Lihat Juga :