Tekan Stunting, Peran Tenaga Kesehatan di Tomohon Dioptimalkan

Senin, 08 Agustus 2022 - 16:29 WIB
loading...
Tekan Stunting, Peran...
Seminar tata laksana cegah stunting tenaga kesehatan dalam percepatan penurunan stunting melalui sistem rujukan berjenjang di Tomohon, Sulawesi Utara. Foto/Ist
A A A
TOMOHON - Jumlah angka stunting di Kota Tomohon, Sulawesi Utara berdasarkan Data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 berada di angka 18,3 persen. Pemerintah menentukan target stunting turun ke angka 14 persen pada 2024.

Oleh karena itu, Pemkot Tomohon terus melakukan upaya terkait penurunan angka stunting (gizi buruk). Sekda Kota Tomohon, Edwin Roring menyatakan pemerintah hadir untuk memfasilitasi dengan skema-skema kegiatan bersama agar kekurangan gizi tidak terjadi lagi.

Baca juga: Wapres Resmikan Pencanangan Kota Tomohon sebagai Kota Toleransi

“Seminar ini jadi titik tolak ukur ke depan, bagaimana kiat-kiat pemerintah kota Tomohon untuk bisa mencegah terjadinya stunting dan berbagai kebijakan regulasi terus dilakukan secara maksimal oleh berbagai pihak, terutama Dinas Kesehatan,” ujar Erwin saat seminar Tata Laksana Cegah Stunting Tenaga Kesehatan dalam Percepatan Penurunan Stunting Melalui Sistem Rujukan Berjenjang di Tomohon, Minggu (7/8/2022).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tomohon, dr John Denny Lumopa menyampaikan bahwa pihaknya terus berusaha mempercepat penurunan stunting di Tomohon.

“Terdapat beberapa masalah yang menjadi pemicu terjadinya stunting, di antaranya ibu hamil dengan kekurangan energi kronis, berat badan lahir rendah, asupan gizi tidak kuat, dan sanitasi lingkungan yang buruk. sehingga upaya intervensi berdasarkan determinan masalah stunting di Kota Tomohon," ungkapnya.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Tomohon juga memiliki kegiatan unggulan program gizi seperti perbaikan gizi remaja putri dan calon pengantin serta perbaikan gizi pada 1000 HPK.

Baca juga: Aniaya Mahasiswa, 3 Pemuda di Tomohon Ditangkap Polisi

“Kami juga melakukan pelayanan upaya gizi masyarakat berupa pemantauan pertumbuhan balita yang dilaksanakan di Posyandu serta kunjungan rumah oleh tenaga kesehatan.” Jelasnya.

Satuan Tugas Perlindungan Anak PP Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr Rachmat Sentika menjelaskan bahwa sistem rujukan pada kasus stunting harus dapat dilaksanakan hingga ke rumah sakit yang akan menyediakan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.



Sehingga penanganan masalah gizi yang diakibatkan oleh penyakit atau kondisi tertentu pada bayi bisa dilakukan secara komprehensif. “Perlu sinergitas antara tenaga kesehatan fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk menemukan resiko stunting,” ujar Rachmat.

Lebih lanjut ia menegaskan jika dukungan fasilitas layanan kesehatan primer dalam surveilans gizi, deteksi dan penemuan kasus di masyarakat sangat dibutuhkan. “Setiap level harus mengambil peran aktif, melatih dokter umum dan dokter Puskesmas untuk Penanggulangan Stuning secara berjenjang dari posyandu, Puskesmas, hingga RSUD,” tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
Gempa M5,8 Guncang Bitung...
Gempa M5,8 Guncang Bitung Sulawesi Utara Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Diikuti 700 Pelari,...
Diikuti 700 Pelari, Nutrition Run 2026 Galang Donasi untuk Anak Stunting
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan BNPB Langsung Terjun ke Lokasi Terdampak Gempa di Sulut dan Malut
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Percepat Evakuasi Warga Terdampak Gempa Besar di Sulut dan Malut
93 Gempa Susulan Pasca-Sulut...
93 Gempa Susulan Pasca-Sulut dan Malut Diguncang Gempa Dahsyat M7,6
Anggota DPRD Jember...
Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok di Ruang BerAC Saat RDP Tekan Stunting
Gerakan Dapur Indonesia...
Gerakan Dapur Indonesia Gelar Konsolidasi Perkuat Program MBG dan Atasi Stunting
Momen Prabowo Joget...
Momen Prabowo Joget ‘Tabola Bale’ Bareng Warga di Miangas
Rekomendasi
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved