Pj Gubernur Akmal Malik Berkunjung ke Belgia, Bertemu Calon Investor Sulbar
Minggu, 07 Agustus 2022 - 09:05 WIB
loading...
Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik bertemu dengan sejumlah lembaga luar negeri yang berpotensi melakukan investasi di wilayah Sulbar. Foto/Istimewa
A
A
A
BELGIA - Pj Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Akmal Malik bertemu dengan sejumlah lembaga luar negeri yang berpotensi melakukan investasi di wilayah Sulbar . Pertemuan itu berlangsung di Hotel Hilton Antwerp, Belgia, Jumat (5/8/2022).
Pertemuan dengan lembaga luar negeri ini merupakan bagian dari lawatan Pj Gubernur Sulbar ke Belgia. Pertemuan tersebut antara lain dengan perwakilan Islamic International Bank, Mr Reza.
Kemudian Akmal Malik bertemu dengan Guy Vandendungen selaku CEO Pulsar Power, Johny Browaeys dari European Chamber serta dua orang yakni Dirk D’herde dan Coen Van Den Wijngart merupakan para expert Green Energy Eropa dan expert Wilayah Kepulauan.
Baca Juga: Akmal Malik Minta Mes Pemprov Sulbar di Makassar Dikomersilkan untuk PAD
Akmal Malik menjelaskan, pertemuan tersebut membahas tentang pentingnya kolaborasi dalam pembangunan ekonomi, khususnya terkait kebijakan yang mengedepankan keberlanjutan ekologi, memaksimalkan energi terbarukan dengan mendorong partisipasi masyarakat.
“Kami juga membahas tentang potensi di Sulawesi Barat yang bisa dikembangkan. Potensi investasi yang bisa dibiayai,” terang Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri ) ini.
Pertemuan dengan lembaga luar negeri ini merupakan bagian dari lawatan Pj Gubernur Sulbar ke Belgia. Pertemuan tersebut antara lain dengan perwakilan Islamic International Bank, Mr Reza.
Kemudian Akmal Malik bertemu dengan Guy Vandendungen selaku CEO Pulsar Power, Johny Browaeys dari European Chamber serta dua orang yakni Dirk D’herde dan Coen Van Den Wijngart merupakan para expert Green Energy Eropa dan expert Wilayah Kepulauan.
Baca Juga: Akmal Malik Minta Mes Pemprov Sulbar di Makassar Dikomersilkan untuk PAD
Akmal Malik menjelaskan, pertemuan tersebut membahas tentang pentingnya kolaborasi dalam pembangunan ekonomi, khususnya terkait kebijakan yang mengedepankan keberlanjutan ekologi, memaksimalkan energi terbarukan dengan mendorong partisipasi masyarakat.
“Kami juga membahas tentang potensi di Sulawesi Barat yang bisa dikembangkan. Potensi investasi yang bisa dibiayai,” terang Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri ) ini.
Lihat Juga :