Tuan Rumah dan Juara Umum ASEAN Para Games, Ganjar: Banyak Negara Belajar Keberanian Indonesia
Minggu, 07 Agustus 2022 - 09:18 WIB
loading...
A
A
A
"Waktu yang sangat pendek, satu bulan, karena beberapa negara waktu itu melempar handuk ya, termasuk Vietnam. Kita sudah ambil alih ini, kita buktikan kita mampu," katanya usai menghadiri upacara penutupan ASEAN Para Games 2022 yang juga dihadiri oleh Presiden Jokowi.
Keberhasilan sebagai penyelenggara juga diikuti oleh torehan mentereng atlet-atlet para sport Indonesia. Total 175 emas, 144 perak, dan 106 perunggu. Total 425 medali diraih kontingen Indonesia dan berhak atas gelar juara umum ASEAN Para Games ke-11. "Hasilnya top, kita juara umum," kata Ganjar.
Ganjar menambahkan, setelah atlet-atlet tersebut mendapatkan prestasi maka yang dipikirkan kemudian adalah perhatian ke depan. Termasuk pendampingan dan pembinaannya. Atlet yang mendapatkan prestasi akan mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah daerah.
"Homebase-nya ada di Solo ya. Maka kemudian perhatian kita pada atlet yang diperlukan. Ya pendampingannya, menurut saya yang berikutnya adalah masa depan mereka maka mereka-mereka yang mendapatkan medali berhak untuk pembinaan masa depan. Tidak hanya sekadar achievement tetapi juga persoalan hidup mereka, itu yang mesti pemerintah pikirkan," katanya.
Keberhasilan sebagai penyelenggara juga diikuti oleh torehan mentereng atlet-atlet para sport Indonesia. Total 175 emas, 144 perak, dan 106 perunggu. Total 425 medali diraih kontingen Indonesia dan berhak atas gelar juara umum ASEAN Para Games ke-11. "Hasilnya top, kita juara umum," kata Ganjar.
Ganjar menambahkan, setelah atlet-atlet tersebut mendapatkan prestasi maka yang dipikirkan kemudian adalah perhatian ke depan. Termasuk pendampingan dan pembinaannya. Atlet yang mendapatkan prestasi akan mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah daerah.
"Homebase-nya ada di Solo ya. Maka kemudian perhatian kita pada atlet yang diperlukan. Ya pendampingannya, menurut saya yang berikutnya adalah masa depan mereka maka mereka-mereka yang mendapatkan medali berhak untuk pembinaan masa depan. Tidak hanya sekadar achievement tetapi juga persoalan hidup mereka, itu yang mesti pemerintah pikirkan," katanya.
(msd)
Lihat Juga :