Ketua DPRD Tana Toraja Pimpin Aksi Bersih Sungai Makale
Senin, 29 Juni 2020 - 14:46 WIB
loading...
Proses pengangkutan sampah dari bantaran sungai Makale. Aksi pembersihan sungai Makale ini dipimpin langsung Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi. Foto: SINDOnews/Joni Lembang
A
A
A
TANA TORAJA - Ketua DPRD Tana Toraja , Welem Sambolangi memimpin aksi gotong royong pembersihan bantaran sungai di Kota Makale, Senin (29/6/2020).
Aksi gotong royong tersebut melibatkan ratusan personel terdiri dari unsur Satgas COVID-19 , relawan Kasimpo, Pemerintah Kecamatan Makale, pemerintah kelurahan se-Kecamatan Makale serta personel Babinsa Kodim 1414 Tana Toraja.
Baca juga: Kantongi Ganja, Dua Warga Toraja Utara Ditangkap BNNK Tana Toraja
"Menghadapi masa new normal di tengah pandemi wabah virus corona, semua pihak menjalankan protokol kesehatan. Namun tidak kalah pentingnya, kebersihan lingkungan juga harus tetap terjaga," ujar Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi.
Welem mengatakan, personel yang terlibat dalam aksi gotong royong itu menyusuri sungai Surame yang melintasi Kota Makale sepanjang dua kilometer. Mereka membersihkan tumpukan sampah organik maupun anorganik yang ada di aliran atau pinggir sungai. Tumpukan sampah tersebut kemudian diangkut menggunakan tiga truk sampah milik pemerintah daerah.
Aksi gotong royong tersebut melibatkan ratusan personel terdiri dari unsur Satgas COVID-19 , relawan Kasimpo, Pemerintah Kecamatan Makale, pemerintah kelurahan se-Kecamatan Makale serta personel Babinsa Kodim 1414 Tana Toraja.
Baca juga: Kantongi Ganja, Dua Warga Toraja Utara Ditangkap BNNK Tana Toraja
"Menghadapi masa new normal di tengah pandemi wabah virus corona, semua pihak menjalankan protokol kesehatan. Namun tidak kalah pentingnya, kebersihan lingkungan juga harus tetap terjaga," ujar Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi.
Welem mengatakan, personel yang terlibat dalam aksi gotong royong itu menyusuri sungai Surame yang melintasi Kota Makale sepanjang dua kilometer. Mereka membersihkan tumpukan sampah organik maupun anorganik yang ada di aliran atau pinggir sungai. Tumpukan sampah tersebut kemudian diangkut menggunakan tiga truk sampah milik pemerintah daerah.
Lihat Juga :