Tampung Empat Bayi Asal Malaysia, Warga Lembang Pinrang Diperiksa Polisi
Kamis, 04 Agustus 2022 - 23:32 WIB
loading...
A
A
A
“Keempatnya masing-masing berusia antara dua hingga tiga tahun. Di antaranya ada yang berperawakan keturunan China, Melayu, dan India, yang semuanya diakui Ramli sebagai anak angkatnya, yang didatangkan dari Malaysia dengan bantuan istrinya yang merupakan Interpol Negara Malaysia, menggunakan jasa penerbangan,” katanya.
Dari pengakuan Ramli, kata Muhlis, keempat bayi tersebut dirawatnya karena tidak tega. Menurut dia, bayi tersebut ada yang diserahkan oleh orang tuanya, ada karena orang tuanya meninggal, dan ada yang ditemukan di depan rumahnya dengan kondisi tali pusar masih menempel.
Baca juga:Dijanjikan Pekerjaan, 2 Gadis Manado Malah Dijual ke Pria Hidung Belang di Kalteng
“Ramli mengaku, dia dan istrinya mengambil dan merawat serta membesarkan keempat bayi tersebut hanya karena merasa ibah dan tidak ada maksud lain. Namun seluruh bayi tersebut tidak memiliki dokumen berupa surat keterangan lahir dari negara setempat (Malaysia),” papar Muhlis.
Kepada penyidik, Ramli juga mengakui jika keempat bayi tersebut telah dimasukkan dalam daftar keluarga dan telah dibuatkan kartu keluarga maupun akta lahir pada Kantor Dinas Dukcapil Pinrang. Dokumen tersebut pengurusannya dibantu oleh oknum staf Kantor Camat Lembang, tanpa sepengetahuan pemerintah setempat.
Kasus tersebut, kata Muhlis lagi, sementara dalam pengembangan pihaknya.
Dari pengakuan Ramli, kata Muhlis, keempat bayi tersebut dirawatnya karena tidak tega. Menurut dia, bayi tersebut ada yang diserahkan oleh orang tuanya, ada karena orang tuanya meninggal, dan ada yang ditemukan di depan rumahnya dengan kondisi tali pusar masih menempel.
Baca juga:Dijanjikan Pekerjaan, 2 Gadis Manado Malah Dijual ke Pria Hidung Belang di Kalteng
“Ramli mengaku, dia dan istrinya mengambil dan merawat serta membesarkan keempat bayi tersebut hanya karena merasa ibah dan tidak ada maksud lain. Namun seluruh bayi tersebut tidak memiliki dokumen berupa surat keterangan lahir dari negara setempat (Malaysia),” papar Muhlis.
Kepada penyidik, Ramli juga mengakui jika keempat bayi tersebut telah dimasukkan dalam daftar keluarga dan telah dibuatkan kartu keluarga maupun akta lahir pada Kantor Dinas Dukcapil Pinrang. Dokumen tersebut pengurusannya dibantu oleh oknum staf Kantor Camat Lembang, tanpa sepengetahuan pemerintah setempat.
Kasus tersebut, kata Muhlis lagi, sementara dalam pengembangan pihaknya.
Lihat Juga :