Takut Corona, Korban Kecelakaan Ini Tewas karena Terlambat Ditolong

loading...
Takut Corona, Korban Kecelakaan Ini Tewas karena Terlambat Ditolong
Solikhatun, warga Dusun Sijaro, Desa Tururejo Brangsong, Kendal yang juga pengendara sepeda motor Vario H 3992 UU tewas di lokasi kejadian usai kecelakaan. iNews TV/Eddie
KENDAL - Solikhatun, warga Dusun Sijaro, Desa Tururejo Brangsong, Kendal yang juga pengendara sepeda motor Vario H 3992 UU tewas di lokasi kejadian usai kecelakaan.

Korban yang tergeletak usai bertabrakan dengan dua sepeda motor lainnya tidak segera ditolong polisi dan warga.

Pasalnya polisi yang melakukan pengamanan jalan, tidak mengenakan alat pelindung diri dan menunggu petugas kesehatan.

Sementara Ida Nurafni pengedara Scoopy G 3923 JV sempat pingsan, dan mendapat pertolongan setelah ambulans datang di lokasi kejadian.



Menurut keterangan saksi Aris Zika kecelakaan bermula saat kendaraan yang semua meluncur dari arah barat itu tiba di depan SMK Negeri 4 Kendal besenggolan hingga jatuh. (Baca: Pengemudi Mengantuk, Mobil di Sentani Seruduk Pembatas Jalan).

Pengendara Scoopy dan Vario terjatuh di tengah jalan. Karena saat itu arus lalu lintas padat, dari arah yang sama sepeda motor yang tidak di ketahui nopolnya menghindari korban hingga masuk ke sawah.

Sedangkan pengendara Vario meninggal dunia di lokasi kejadian karena lambatnya penaganan medis. "Mungkin warga atau polisi di lokasi takut untuk menolong korban karena tidak memakai alat pelindung diri," ujar salah seorang saksi mata.
(nag)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top