Petani di Gowa Didorong Lakukan Asuransi Tanaman
Selasa, 02 Agustus 2022 - 12:44 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Nurlyah, sebagai langkah untuk menjaga produktivistas hasil pertanian, pihaknya juga melakukan peningkatan indeks pertanaman (IP). Jika selama ini hanya dua kali panen, maka ke depan akan dimaksimalkan agar bisa panen 3 kali, bahkan empat kali dalam setahun.
Salah satu upaya yang dilakukan dengan membuat demplot IP 400 untuk tanaman empat kali seluas 50 Ha, di Bajeng 30 Ha dan Bajeng Barat 20 Ha. "Kalau ini bisa, maka kami akan meminta kembali bibit genjah yaitu benih padi yang cepat masa panennya," ucapnya.
Baca juga:Adnan Minta Sawah di Gowa Berproduksi 3 Kali Setahun
Saat ini, 54,69 % daerah di Indonesia sudah memasuki musim kemarau . Tentu ini akan berdampak pada produktifitas pertanian dan perkebunan dan lainnya mengalami penurunan, terutama wilayah pertanian yang mengandalkan tanah hujan.
Karena itu perlu dilakukan perencanaan yang baik dalam menghadapi kemarau panjang yang diprediksi oleh BMKG.
Salah satu upaya yang dilakukan dengan membuat demplot IP 400 untuk tanaman empat kali seluas 50 Ha, di Bajeng 30 Ha dan Bajeng Barat 20 Ha. "Kalau ini bisa, maka kami akan meminta kembali bibit genjah yaitu benih padi yang cepat masa panennya," ucapnya.
Baca juga:Adnan Minta Sawah di Gowa Berproduksi 3 Kali Setahun
Saat ini, 54,69 % daerah di Indonesia sudah memasuki musim kemarau . Tentu ini akan berdampak pada produktifitas pertanian dan perkebunan dan lainnya mengalami penurunan, terutama wilayah pertanian yang mengandalkan tanah hujan.
Karena itu perlu dilakukan perencanaan yang baik dalam menghadapi kemarau panjang yang diprediksi oleh BMKG.
Lihat Juga :