Anak-anak di Lombok Timur Dapat Alat Bantu Dengar di Peringatan HAN
Senin, 01 Agustus 2022 - 16:59 WIB
loading...
Peringatan HAN yang dilaksanakan di Lombok Timur, Sabtu 30 Juli 2022. Foto: Humas Kementerian Sosial
A
A
A
LOMBOK - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Lombok Timur dirangkaikan dengan penyerahan alat bantu dengar kepada anak-anak yang membutuhkan, Sabtu 30 Juli. Salah satu yang menerima adalah Qoriatul Hafizah.
Qoriatul Hafizah adalah perempuan asal Desa Keselet, Kecamatan Sakra, Lombok Timur. Dengan bantuan itu, Qoriatul yang kini duduk di kelas V Sekolah Dasar merasa pendengarannya kembali normal.
Baca juga:Bantuan Atensi Kemensos Tingkatkan Gairah Sekolah Bahrullah
Sebelum diberikan, Qoriatul mengikuti serangkaian pemeriksaan, dan diajarkan cara menggunakan alat bantu dengar yang diarahkan dan diajarkan langsung dari tim medis di lokasi acara.
Pelaksana Tugas Kepala Sentra Wirajaya Makassar, Bambang Tri Hartono yang ditemui di sela-sela acara merasa senang dengan pemberian bantuan ABD yang didapatkan Qoriatul.
“Mudah-mudahan dengan bantuan ABD ini bisa kembali meningkatkan rasa percaya diri Qoriatul, khususnya dalam berbaur dan berinteraksi dengan anak-anak lainnya," harapnya.
Sementara itu, Sekretaris Korpri Kementerian Sosial RI , Tati Nugrahati yang turut hadir di rangkaian kegiatan HAN merasa senang bisa ikut berkolaborasi bersama tim kerja Sentra Wirajaya.
"Kami bersama tim dari Sekretariat Korpri senang bisa ikut andil dan turut serta dalam kegiatan HAN tahun ini. Harus dipastikan jika hak-hak anak terpenuhi, sebab anak adalah generasi masa depan bangsa," ungkapnya.
Baca juga:Stafsus Mensos: Kasus ACT Berdampak pada Kepercayaan Masyarakat terhadap Lembaga Filantropi
Puncak pelaksanaan HAN itu sendiri dihadiri Menteri Sosial RI , Tri Rismaharini. Di hadapan Ratusan anak-anak Lombok Timur, Mensos terus memberikan motivasi dan berpesan kepada anak-anak untuk tidak melakukan bullying kepada anak lainnya.
Selain itu, Mensos juga melarang anak-anak melakukan tindak kriminal, serta anak-anak Indonesia harus menjauhi Narkoba.
“Anak Indonesia itu adalah anak yang cerdas, berani dan ceria. Anak Indonesia jangan lakukan tindakan kriminal, dan jauhi narkoba” ucapnya.
Selain itu, pada acara puncak pelaksanaan HAN juga dibuka tenda untuk layanan administrasi kependudukan anak. Layanan ini diperuntukkan buat anak-anak yang ingin memiliki Kartu Identitas Anak (KIA).
Panitia juga menyiapkan layanan pemeriksaan mata bagi anak-anak. Termasuk beragam permainan anak juga disiapkan oleh panitia.
Baca juga:Politikus PKS Sebut Keputusan Kemensos Cabut Izin ACT Tergesa-gesa
Sebelumnya, beragam kegiatan telah dilakukan dalam rangka memeriahkan HAN. Untuk di Kabupaten Lombok Timur sendiri, Kementerian Sosial RI melalui UPT di bawah naungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial telah melaksanakan beberapa kegiatan yang tersebar di seluruh kecamatan di Lombok Timur, termasuk pemberian paket bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial bagi anak-anak.
Khusus untuk di Kecamatan Sakra Lombok Timur, paket bantuan Atensi bagi anak-anak disalurkan oleh Sentra Wirajaya Makassar.
Qoriatul Hafizah adalah perempuan asal Desa Keselet, Kecamatan Sakra, Lombok Timur. Dengan bantuan itu, Qoriatul yang kini duduk di kelas V Sekolah Dasar merasa pendengarannya kembali normal.
Baca juga:Bantuan Atensi Kemensos Tingkatkan Gairah Sekolah Bahrullah
Sebelum diberikan, Qoriatul mengikuti serangkaian pemeriksaan, dan diajarkan cara menggunakan alat bantu dengar yang diarahkan dan diajarkan langsung dari tim medis di lokasi acara.
Pelaksana Tugas Kepala Sentra Wirajaya Makassar, Bambang Tri Hartono yang ditemui di sela-sela acara merasa senang dengan pemberian bantuan ABD yang didapatkan Qoriatul.
“Mudah-mudahan dengan bantuan ABD ini bisa kembali meningkatkan rasa percaya diri Qoriatul, khususnya dalam berbaur dan berinteraksi dengan anak-anak lainnya," harapnya.
Sementara itu, Sekretaris Korpri Kementerian Sosial RI , Tati Nugrahati yang turut hadir di rangkaian kegiatan HAN merasa senang bisa ikut berkolaborasi bersama tim kerja Sentra Wirajaya.
"Kami bersama tim dari Sekretariat Korpri senang bisa ikut andil dan turut serta dalam kegiatan HAN tahun ini. Harus dipastikan jika hak-hak anak terpenuhi, sebab anak adalah generasi masa depan bangsa," ungkapnya.
Baca juga:Stafsus Mensos: Kasus ACT Berdampak pada Kepercayaan Masyarakat terhadap Lembaga Filantropi
Puncak pelaksanaan HAN itu sendiri dihadiri Menteri Sosial RI , Tri Rismaharini. Di hadapan Ratusan anak-anak Lombok Timur, Mensos terus memberikan motivasi dan berpesan kepada anak-anak untuk tidak melakukan bullying kepada anak lainnya.
Selain itu, Mensos juga melarang anak-anak melakukan tindak kriminal, serta anak-anak Indonesia harus menjauhi Narkoba.
“Anak Indonesia itu adalah anak yang cerdas, berani dan ceria. Anak Indonesia jangan lakukan tindakan kriminal, dan jauhi narkoba” ucapnya.
Selain itu, pada acara puncak pelaksanaan HAN juga dibuka tenda untuk layanan administrasi kependudukan anak. Layanan ini diperuntukkan buat anak-anak yang ingin memiliki Kartu Identitas Anak (KIA).
Panitia juga menyiapkan layanan pemeriksaan mata bagi anak-anak. Termasuk beragam permainan anak juga disiapkan oleh panitia.
Baca juga:Politikus PKS Sebut Keputusan Kemensos Cabut Izin ACT Tergesa-gesa
Sebelumnya, beragam kegiatan telah dilakukan dalam rangka memeriahkan HAN. Untuk di Kabupaten Lombok Timur sendiri, Kementerian Sosial RI melalui UPT di bawah naungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial telah melaksanakan beberapa kegiatan yang tersebar di seluruh kecamatan di Lombok Timur, termasuk pemberian paket bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial bagi anak-anak.
Khusus untuk di Kecamatan Sakra Lombok Timur, paket bantuan Atensi bagi anak-anak disalurkan oleh Sentra Wirajaya Makassar.
(luq)
Lihat Juga :