SMK RUS Kudus Kolaborasi dengan Politeknik Negeri Batam Pamerkan Realitas Virtual Mahakarya Vokasi
Minggu, 31 Juli 2022 - 21:14 WIB
loading...
A
A
A
Selaras dengan Ivan, Riwinoto selaku Dosen Teknik Multimedia Jaringan Politeknik Negeri Batam menuturkan bahwa realitas virtual layak untuk dieksplorasi lebih dalam mengingat bidang ini memiliki prospek dan peluang yang sangat menjanjikan di masa mendatang. Untuk itu, ia berharap, kolaborasi lintas satuan Pendidikan vokasi seperti Poltek Batam dengan SMK RUS tak berhenti sampai Mahakarya Vokasi saja, tapi juga bisa melahirkan karya-karya lainnya.
“Yang membuat kami terkesan adalah siswa SMK RUS ini membuat konten yang hampir-hampir menyerupai kenyataan sehingga para pengguna VR seolah benar-benar berada di lokasi tersebut. Menurut saya potensi dan bakat-bakat para siswa SMK RUS sangat menjanjikan sekali. Kami berharap bisa berkolaborasi di project-project lainnya,” tutur Riwinoto.
Tak hanya berkolaborasi dengan lintas instansi untuk mengembangkan teknologi relaitas virtual, dalam Vokasiland 2022 para siswa SMK RUS juga menyelenggarakan open class bagi para pengunjung yang hadir. Melalui open class ini, para pengunjung mendapatkan pengalaman mempelajari salah satu pipeline yang ada dalam proses pembuatan animasi yang digunakan dalam virtual reality, yaitu animating dan rigging.
Adapun tahap rigging dalam animasi ini adalah tahap pemasangan tulang pada obyek agar dapat digerakan dan serupa dengan aslinya. Menariknya, seluruh kegiatan open class ini diperagakan langsung oleh siswa SMK RUS sebagai tutor dihadapan para pengunjung.
Regan Naftali Kurniadi, salah seorang siswa SMK RUS kelas XII yang menjadi tutor dalam open class di Vokasiland 2022 ini menuturkan animasi saat ini menjadi lini ilmu yang semakin diminati anak muda. Pasalnya, animasi merupakan gerbang awal guna mengekplorasi dunia digital lebih luas lagi.
Baca juga: Kolaborasi Teknologi di Balik Mahakarya Vokasi Kemendikbud
“Yang membuat kami terkesan adalah siswa SMK RUS ini membuat konten yang hampir-hampir menyerupai kenyataan sehingga para pengguna VR seolah benar-benar berada di lokasi tersebut. Menurut saya potensi dan bakat-bakat para siswa SMK RUS sangat menjanjikan sekali. Kami berharap bisa berkolaborasi di project-project lainnya,” tutur Riwinoto.
Tak hanya berkolaborasi dengan lintas instansi untuk mengembangkan teknologi relaitas virtual, dalam Vokasiland 2022 para siswa SMK RUS juga menyelenggarakan open class bagi para pengunjung yang hadir. Melalui open class ini, para pengunjung mendapatkan pengalaman mempelajari salah satu pipeline yang ada dalam proses pembuatan animasi yang digunakan dalam virtual reality, yaitu animating dan rigging.
Adapun tahap rigging dalam animasi ini adalah tahap pemasangan tulang pada obyek agar dapat digerakan dan serupa dengan aslinya. Menariknya, seluruh kegiatan open class ini diperagakan langsung oleh siswa SMK RUS sebagai tutor dihadapan para pengunjung.
Regan Naftali Kurniadi, salah seorang siswa SMK RUS kelas XII yang menjadi tutor dalam open class di Vokasiland 2022 ini menuturkan animasi saat ini menjadi lini ilmu yang semakin diminati anak muda. Pasalnya, animasi merupakan gerbang awal guna mengekplorasi dunia digital lebih luas lagi.
Baca juga: Kolaborasi Teknologi di Balik Mahakarya Vokasi Kemendikbud
Lihat Juga :