Fatimah Al Zahra, Siswi SMK NU Banat Kudus di Balik Koleksi Luwur Zelmira
Sabtu, 30 Juli 2022 - 00:03 WIB
loading...
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Kiki Yuliati (kiri) dan Fatimah al Zahra (tengah).Foto/ist
A
A
A
KUDUS - Nama SMK NU Banat Kudus sebagai salah satu sekolah pencetak talenta-talenta andal bidang fesyen tidak perlu diragukan lagi. Dengan brand Zelmira yang merupakan program teaching factory jurusan tata busana tersebut, SMK ini berhasil melahirkan talenta-talenta bidang fashion designer. Salah satunya adalah Fatimah al Zahra.
Meski masih duduk di bangku kelas 11, tetapi koleksi rancangan Fatimah berhasil memukau para pengunjung Grand City Mall, Surabaya, Jawa Timur, saat pagelaran busana di panggung Mahakarya Vokasi bertajuk “Vokasiland: Road to Hakteknas 2022”.
Parade busana karya anak SMK NU Banat tersebut sekaligus menjadi pembuka rangkaian acara yang digelar oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi untuk memperkenalkan karya-karya inovasi teknologi dari peserta didik vokasi.
Baca juga: Jadi Pembuka Vokasiland 2022, Busana Karya SMK NU Banat Kudus Pukau Pengunjung
Fatimah mengatakan, awalnya ia lebih tertarik dengan dunia modeling dibanding fashion designer. Namun, karena tidak mendapat restu dari orang tua, Fatimah yang tinggal di Jepara akhirnya memutuskan untuk menekuni dunia fashion tersebut.
Passion-nya pada dunia perancangan fesyen ini mulai muncul setelah ia memutuskan melanjutkan sekolah di SMK NU Banat Kudus. Ekosistem belajar yang sangat mendukung, membuat Fatimah mudah menemukan bakat terpendam dalam dirinya, dan juga mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya tersebut.
Meski masih duduk di bangku kelas 11, tetapi koleksi rancangan Fatimah berhasil memukau para pengunjung Grand City Mall, Surabaya, Jawa Timur, saat pagelaran busana di panggung Mahakarya Vokasi bertajuk “Vokasiland: Road to Hakteknas 2022”.
Parade busana karya anak SMK NU Banat tersebut sekaligus menjadi pembuka rangkaian acara yang digelar oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi untuk memperkenalkan karya-karya inovasi teknologi dari peserta didik vokasi.
Baca juga: Jadi Pembuka Vokasiland 2022, Busana Karya SMK NU Banat Kudus Pukau Pengunjung
Fatimah mengatakan, awalnya ia lebih tertarik dengan dunia modeling dibanding fashion designer. Namun, karena tidak mendapat restu dari orang tua, Fatimah yang tinggal di Jepara akhirnya memutuskan untuk menekuni dunia fashion tersebut.
Passion-nya pada dunia perancangan fesyen ini mulai muncul setelah ia memutuskan melanjutkan sekolah di SMK NU Banat Kudus. Ekosistem belajar yang sangat mendukung, membuat Fatimah mudah menemukan bakat terpendam dalam dirinya, dan juga mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya tersebut.
Lihat Juga :