Cegah Stunting, Pemeriksaan Gigi dan Mulut Digelar di Pangkep
Kamis, 28 Juli 2022 - 08:19 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau di Pangkep itu ada sekitar 61 anak yang diajak memeriksakan gigi dan mulutnya. Mereka ini sudah didata dari Dinkes setempat. Ini juga bagian dari upaya kami sebagai tim dari SDGs Unhas yang salah satu fokusnya adalah tentang stunting," ucapnya.
Kata Staf pengajar dan peneliti yang meraih gelar guru besarnya di usia 47 tahun tersebut juga mengatakan bahwa harapannya bukan hanya Pangkep sebagai daerah sasaran riset dan pengabdian, tetapi beberapa kabupaten lagi akan disasar sesuai dengan kesiapan daerah tersebut. Sebab program ini akan dilihat jangka panjangnya terkait stunting di beberapa daerah.
Mereka akan membuat kajian dan mencoba menjadikan desa sasaran sebagai desa binaan, melihat apa permasalahan yang muncul di permukaan yang ada di kabupaten terkait kesehatan anak dan upaya maksimal dalam mencegah kejadian stunting.
"Rencananya kita usahakan semua Kabupaten di Sulsel, tetapi tentunya harus dibicarakan dan mendapat persetujuan ketersediaan komunikasi dengan pemerintah setempatnya. Ini kami mau bidik lagi untuk Kabupaten Maros," ucap pria yang merupakan spesialis kedokteran Gigi Anak Konsultan.
Output dari kegiatan tersebut adalah dalam bentuk rekomendasi kebijakan strategis terkait stunting dan Bagaimana ke depan puslitbang kesehatan dan LP2M Unhas
Kata Prof Harun, ini bersama para Dosen dengan kompetensi kesehatan terkait, termasuk dokter spesialis anak, ahli gizi, spesialis gigi anak dalam melakukan pemeriksaan dan penyuluhan kesehatandi kabupaten se-Sulsel.
Semuanya berupaya menekan angka kejadian Stunting. Sebab hal tersebut sudah menjadi persoalan nasional. Persoalan stunting, merupakan salah satu yang mempengaruhi kecerdasan anak yang merupakan generasi bangsa.
Kata Staf pengajar dan peneliti yang meraih gelar guru besarnya di usia 47 tahun tersebut juga mengatakan bahwa harapannya bukan hanya Pangkep sebagai daerah sasaran riset dan pengabdian, tetapi beberapa kabupaten lagi akan disasar sesuai dengan kesiapan daerah tersebut. Sebab program ini akan dilihat jangka panjangnya terkait stunting di beberapa daerah.
Mereka akan membuat kajian dan mencoba menjadikan desa sasaran sebagai desa binaan, melihat apa permasalahan yang muncul di permukaan yang ada di kabupaten terkait kesehatan anak dan upaya maksimal dalam mencegah kejadian stunting.
"Rencananya kita usahakan semua Kabupaten di Sulsel, tetapi tentunya harus dibicarakan dan mendapat persetujuan ketersediaan komunikasi dengan pemerintah setempatnya. Ini kami mau bidik lagi untuk Kabupaten Maros," ucap pria yang merupakan spesialis kedokteran Gigi Anak Konsultan.
Output dari kegiatan tersebut adalah dalam bentuk rekomendasi kebijakan strategis terkait stunting dan Bagaimana ke depan puslitbang kesehatan dan LP2M Unhas
Kata Prof Harun, ini bersama para Dosen dengan kompetensi kesehatan terkait, termasuk dokter spesialis anak, ahli gizi, spesialis gigi anak dalam melakukan pemeriksaan dan penyuluhan kesehatandi kabupaten se-Sulsel.
Semuanya berupaya menekan angka kejadian Stunting. Sebab hal tersebut sudah menjadi persoalan nasional. Persoalan stunting, merupakan salah satu yang mempengaruhi kecerdasan anak yang merupakan generasi bangsa.
Lihat Juga :