4 Hari Pencarian, Santri Terseret Ombak Asal Sumbawa Ini Ditemukan Meninggal Dunia

Rabu, 27 Juli 2022 - 14:58 WIB
loading...
4 Hari Pencarian, Santri...
Jenazah Korban saat dievakuasi Tim SAR Gabungan. Foto SINDOnews
A A A
SUMBAWA - Setelah empat hari pencarian, akhirnya seorang remaja, Muhammad Sahril (18) warga Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dilaporkan hanyut terseret ombak akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban yang merupakan seorang santri dari salah satu pondok pesantren di wilayah Sumbawa Besar ini ditemukan di perairan Pantai Pasir Putih Dusun Samparlok, Desa Emang Lestari, Kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa Besar oleh tim SAR gabungan pada Selasa (26/07/2022). Baca juga: 8 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Madasari Pangandaran, 3 Meninggal Dunia, 1 Hilang



"Korban ditemukan pada pukul 15.30 Wita, sekitar 8 kilometer arah barat dari lokasi terakhir korban terlihat," kata Nanang Sigit PH Kepala Kantor SAR Mataram, saat dikonfirmasi pada Rabu (27/07/2022).

Tim SAR gabungan dari Pos SAR Sumbawa, TNI, Polri, BPBD Sumbawa Besar, Pramuka, nelayan/warga setempat dan lainnya mengevakuasi korban dan langsung dibawa ke rumah duka.

Sebelumnya, Sabtu (23/7) pukul 14.00 Wita korban bersama teman-temannya pergi ke Pantai Petani untuk mengikuti kegiatan penutupan masa orientasi siswa baru (MOS).

Setelah 2 jam mengikuti MOS, para santri pun bergegas mandi usai kegiatan. Tiba-tiba ombak yang cukup besar datang menerjang, korban yang tidak bisa berenang tenggelam terseret arus, sementara yang lain berhasil menyelamatkan diri. Baca juga: 3 Bocah Terserat Arus Ombak saat Berwisata, 1 Hilang

"Kejadian itu terjadi sekitar pukul 17.30 Wita. Setelah itu, sejumlah pihak meminta pertolongan tim SAR gabungan untuk mencari korban yang terseret ombak," pungkasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bidik Basis Santri Jawa...
Bidik Basis Santri Jawa Timur, Partai Perindo Resmi Lantik Cak Jaz sebagai Ketua DPW
Gus Miftah Soroti Bullying...
Gus Miftah Soroti Bullying hingga Judi Online, Pesantren Diminta Jadi Ruang Aman Santri
LPSK Telusuri Jumlah...
LPSK Telusuri Jumlah Pasti Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut dan Ditutup Permanen
Temui Hotman Paris,...
Temui Hotman Paris, Korban Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ungkap Intimidasi dari Keluarga Pelaku
Korban Pencabulan Pendiri...
Korban Pencabulan Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati Sudah Lapor Polisi sejak 2024, tapi Malah Dapat Intimidasi
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Lampaui Target, Bea...
Lampaui Target, Bea Cukai Sumbawa Kantongi Rp1,44 Triliun dalam Empat Bulan
Rekomendasi
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Berita Terkini
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved