Menko PMK Sebut Pengelolaan Sampah di Makassar Jauh dari Maksimal
Selasa, 26 Juli 2022 - 18:42 WIB
loading...
A
A
A
Di samping itu, saat ini baru ada dua bank sampah yang memanfaatkan maggot untuk mengelola sampah. Itupun dengan alat yang masih terbatas dan diimpor dari Korea. Padahal, kata Muhadjir, alat seperti itu bisa diproduksi oleh Universitas Hasanuddin dengan sokongan dari Kementerian Pendidikan. Sementara pemerintah daerah bisa mensupport melalui anggaran.
"Karena itu, saya sarankan ke Bu Wakil Wali Kota supaya menggandeng perguruan tinggi Unhas untuk mereplikasi teknologi ini. Teknologi ini tidak rumit amat. Cukup sederhana. Saya kira teknologi pengolahan hasil pertanian sudah bisa dibuat lebih sederhana. Tidak usah mewah tapi masyarakat sudah bisa menggunakan," bebernya.
Menurut Muhadjir , Pemkot Makassar harus berani menggelontorkan anggaran khusus untuk pengadaan instalasi pemanfaatan maggot untuk pengelolaan sampah. Jika produksi sampah yang terurai bisa berlipat ganda, ulat maggot yang tak terpakai lagi juga bisa dimanfaatkan.
"Kalau itu bisa jadi, maka baru bisa dikatakan revolusi mental," tegasnya.
Baca Juga: Program Bank Sampah Diharap Bisa Tekan Darurat Sampah di Makassar
"Karena itu, saya sarankan ke Bu Wakil Wali Kota supaya menggandeng perguruan tinggi Unhas untuk mereplikasi teknologi ini. Teknologi ini tidak rumit amat. Cukup sederhana. Saya kira teknologi pengolahan hasil pertanian sudah bisa dibuat lebih sederhana. Tidak usah mewah tapi masyarakat sudah bisa menggunakan," bebernya.
Menurut Muhadjir , Pemkot Makassar harus berani menggelontorkan anggaran khusus untuk pengadaan instalasi pemanfaatan maggot untuk pengelolaan sampah. Jika produksi sampah yang terurai bisa berlipat ganda, ulat maggot yang tak terpakai lagi juga bisa dimanfaatkan.
"Kalau itu bisa jadi, maka baru bisa dikatakan revolusi mental," tegasnya.
Baca Juga: Program Bank Sampah Diharap Bisa Tekan Darurat Sampah di Makassar
Lihat Juga :