Tragis! Pria Ini Tewas Diserang Ratusan Tawon Awang Berenteng

Senin, 25 Juli 2022 - 20:11 WIB
loading...
Tragis! Pria Ini Tewas...
Nasib tragis dialami seorang pria di Katingan, Kalteng yang tewas setelah diserang oleh ratusan tawon mematikan saat menebang kayu untuk mencari rotan di kebun. Foto/iNews TV/Ade Sata
A A A
KATINGAN - Nasib tragis dialami seorang pria di Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng) yang tewas setelah diserang oleh ratusan tawon mematikan saat menebang kayu untuk mencari rotan di kebun.

Tragis! Pria Ini Tewas Diserang Ratusan Tawon Awang Berenteng


Korban bersama sang istri sempat menyelamatkan diri dengan menceburkan diri ke air di lubang galian. Beruntung, istri korban selamat. Nahas nyawa korban tak terselamatkan meski sempat dievakuasi warga ke rumah sakit.

Baca juga: 2 Tewas, 10 Terluka Akibat Disengat Tawon

Korban diketahui bernama Nodiwarto (45), warga Desa Tewang Tampang, Kecamatan Tasik Payawan, Katingan.

Setelah disemayamkan di rumah duka Senin (25/7/2022) sore jasad korban dibawa pihak keluarga dan para tetangga ke tempat pemakaman di daerah setempat untuk dimakamkan.

Wisno, kerabat korban mengungkapkan, peristiwa berawal saat Nodiwarto dan istrinya, Marsina pada Sabtu (23/7/2022) lalu berangkat dari rumah menuju kebun pribadinya untuk mencari rotan.

"Sesampainya di kebun korban menebang pohon yang melindungi keberadaan rotan dan pohon tumbang menimpa pohon lain yang diduga tempat bersarangnya tawon," katanya.

Baca juga: Menegangkan, Pemadam Kebakaran Tarakan Evakuasi Sarang Tawon 1 Meter

Setelah beristirahat dan saat akan berjalan tiba-tiba keduanya didatangi dan diserang oleh gerombolan tawon.

"Nodiwarto bersama istrinya kabur dan menceburkan diri ke air di lubang galian. Istri korban selamat karena berada di galian yang airnya dalam," ujarnya.



Sementara korban yang berada di air yang surut diserang oleh ratusan tawon hingga tak sadarkan diri. "Warga sempat membawanya ke rumah sakit namun nyawanya sudah tak tertolong," ungkapnya.

Diduga tawon yang menyerang korban adalah tawon jenis vespa tropica atau disebut masyarakat lokal dengan nama awang berenteng.

Pasca kejadian, warga setempat masih belum berani mendekati lokasi kejadian karena takut diserang kawanan tawon.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPB Catat 379,76 Hektare...
BNPB Catat 379,76 Hektare Lahan di Kalteng Dilanda Kebakaran Sejak Januari 2026
Program Huma Betang...
Program Huma Betang di Kalteng Tonggak Reformasi Pendidikan Daerah
Gubernur Agustiar Sabran...
Gubernur Agustiar Sabran Raih Penghargaan Inovasi Membangun Kalteng
HUT Ke-11, DPD Partai...
HUT Ke-11, DPD Partai Perindo Katingan Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagi Sembako
Petani Kalteng Dukung...
Petani Kalteng Dukung 100 Persen Program Cetak Sawah Rakyat
Kementan: Program Cetak...
Kementan: Program Cetak Sawah Rakyat di Kalteng Terus Berjalan
MC Gak Ada Etika! Netizen...
MC Gak Ada Etika! Netizen Geram Kelakuan MC Potong Aspirasi Warga Kalteng
Awaludin Noor Akhiri...
Awaludin Noor Akhiri Jabatan Ketua DPW PPP Kalteng dengan Soft Landing
Mengenal Tawon Vespa...
Mengenal Tawon Vespa Affinis, Predator Kecil yang Mampu Melumpuhkan Organ Manusia
Rekomendasi
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved