Perputaran Modal Koperasi di Jawa Timur Tembus Rp32 Triliun
Senin, 25 Juli 2022 - 10:18 WIB
loading...
Perputaran modal koperasi di Jawa Timur tembus angka Rp32 triliun.Foto/ilustrasi
A
A
A
SURABAYA - Pertumbuhan jumlah koperasi di Jawa Timur (Jatim) naik signifikan, terutama setelah terbitnya UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Data Dinas Koperasi (Dinkop) dan UKM Jatim menunjukkan, selama 2020 hingga 2022 ada 515 koperasi baru yang berdiri.
Total jumlah koperasi saat ini di Jatim mencapai 22.965 koperasi. Per akhir Juni 2022, ada sebanyak 3,97 juta orang yang menjadi anggota dan menjalankan kegiatan koperasi di Jatim. Total sisa hasil usaha (SHU) sebesar Rp1,33 trilliun.
"Koperasi juga telah memberdayakan 144.725 tenaga kerja dan memutarkan modal sekitar Rp32 trilliun," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Senin (25/7/2022).
Baca juga: Gubernur Khofifah Ingin Masjid Jadi Sentra Pertumbuhan Ekonomi
Dia menambahkan, dalam mendukung kemajuan koperasi di Jatim, Pemprov menjalankan berbagai program. Seperti memberikan pelatihan managerial sertifikat kerja kompetensi nasional indonesia (SKKNI). "Pemprov Jatim juga memiliki aplikasi Si-Jawara Plus yang memberikan kesempatan Koperasi dan UMKM Jatim untuk belajar secara mandiri," terangnya.
Total jumlah koperasi saat ini di Jatim mencapai 22.965 koperasi. Per akhir Juni 2022, ada sebanyak 3,97 juta orang yang menjadi anggota dan menjalankan kegiatan koperasi di Jatim. Total sisa hasil usaha (SHU) sebesar Rp1,33 trilliun.
"Koperasi juga telah memberdayakan 144.725 tenaga kerja dan memutarkan modal sekitar Rp32 trilliun," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Senin (25/7/2022).
Baca juga: Gubernur Khofifah Ingin Masjid Jadi Sentra Pertumbuhan Ekonomi
Dia menambahkan, dalam mendukung kemajuan koperasi di Jatim, Pemprov menjalankan berbagai program. Seperti memberikan pelatihan managerial sertifikat kerja kompetensi nasional indonesia (SKKNI). "Pemprov Jatim juga memiliki aplikasi Si-Jawara Plus yang memberikan kesempatan Koperasi dan UMKM Jatim untuk belajar secara mandiri," terangnya.
Lihat Juga :