3 Pencuri Gagal Gasak Motor Jemaah Masjid, Satu Pelaku Babak Belur Dihajar Massa
Sabtu, 27 Juni 2020 - 16:19 WIB
loading...
Aksi komplotan pencuri sepeda motor kembali membuat resah masyarakat Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel). SINDOnews/Hambali
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Aksi komplotan pencuri sepeda motor kembali membuat resah masyarakat Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel). Kali ini, mereka beraksi di pelataran Masjid Qubatul Islam di Jalan Lele Raya, Bambu Apus.
Para pelaku beraksi pada Kamis 25 Juni 2020 sekitar pukul 19.00 WIB. Mereka datang mengendarai sepeda motor berboncengan tiga orang. Begitu sampai di halaman masjid, pembagian peran pun dilakukan. (Baca juga; Hendak Tawuran, Lima Pelajar di Depok Diamankan Polisi )
Seorang pelaku bersiaga di atas sepeda motor. Lalu dua pelaku lain turun menghampiri motor korban yang dijadikan target. Sebelum merusak kunci kendaraan roda dua itu, rupanya gerak-gerik mereka telah diamati oleh Suhendar (49), jamaah pemilik sepeda motor.
"Begitu sudah Iqamah, satu pelaku naik ke atas motor saya sambil merusak kunci kontak. Lalu saya teriaki maling, mereka langsung kabur," ujar Suhendar (49), saat menceritakan peristiwa itu di Mapolsek Pamulang, Sabtu (27/6/2020).
Suhendar pun berlari mengejar para pelaku yang berhasil membawa motornya. Teriakan itu mengundang perhatian warga sekitar, hingga ikut berlarian memburu pelaku. Dua pelaku lolos dari kepungan, sedang satu pelaku yang merusak kunci kontak motornya berhasil diringkus.
"Yang nangkapnya jauh dari masjid, di lapangan. Sudah jauh dia larinya, tapi tetap dikejar massa. Saya ngejar dari halaman masjid ke jalan raya, sudah nggak kuat saya ngejarnya. Terus dikejar sama massa. Lalu ditangkap," imbuhnya.
Dia menuturkan, saat itu emosi massa tak terbendung, hingga spontan menghakimi pelaku yang tertangkap. Akibatnya, pelaku terkapar bersimbah darah hingga tak sadarkan diri. Tak lama, polisi datang dan mengamankan pelaku.
Para pelaku beraksi pada Kamis 25 Juni 2020 sekitar pukul 19.00 WIB. Mereka datang mengendarai sepeda motor berboncengan tiga orang. Begitu sampai di halaman masjid, pembagian peran pun dilakukan. (Baca juga; Hendak Tawuran, Lima Pelajar di Depok Diamankan Polisi )
Seorang pelaku bersiaga di atas sepeda motor. Lalu dua pelaku lain turun menghampiri motor korban yang dijadikan target. Sebelum merusak kunci kendaraan roda dua itu, rupanya gerak-gerik mereka telah diamati oleh Suhendar (49), jamaah pemilik sepeda motor.
"Begitu sudah Iqamah, satu pelaku naik ke atas motor saya sambil merusak kunci kontak. Lalu saya teriaki maling, mereka langsung kabur," ujar Suhendar (49), saat menceritakan peristiwa itu di Mapolsek Pamulang, Sabtu (27/6/2020).
Suhendar pun berlari mengejar para pelaku yang berhasil membawa motornya. Teriakan itu mengundang perhatian warga sekitar, hingga ikut berlarian memburu pelaku. Dua pelaku lolos dari kepungan, sedang satu pelaku yang merusak kunci kontak motornya berhasil diringkus.
"Yang nangkapnya jauh dari masjid, di lapangan. Sudah jauh dia larinya, tapi tetap dikejar massa. Saya ngejar dari halaman masjid ke jalan raya, sudah nggak kuat saya ngejarnya. Terus dikejar sama massa. Lalu ditangkap," imbuhnya.
Dia menuturkan, saat itu emosi massa tak terbendung, hingga spontan menghakimi pelaku yang tertangkap. Akibatnya, pelaku terkapar bersimbah darah hingga tak sadarkan diri. Tak lama, polisi datang dan mengamankan pelaku.
Lihat Juga :