Ironis! Kota Santri Gresik Kekurangan Guru Agama, Ini Penyebabnya

Jum'at, 22 Juli 2022 - 19:25 WIB
loading...
Ironis! Kota Santri Gresik Kekurangan Guru Agama, Ini Penyebabnya
Suasana ruang guru di salah satu SMP di wilayah Gresik, Jawa Timur. Kota Santri ini kekurangan guru agama tingkat SD dan SMP. Foto/MPI/Ashadi Ikhsan
A A A
GRESIK - Ironis! Sebagai daerah berjuluk Kota Santri, ternyata Gresik, Jawa Timur kekurangan guru agama di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Gresik, ada sekitar 423 lembaga sekolah tingkat dasar (SD) dan menengah (SMP) yang kekurangan guru agama. Faktornya, karena banyak guru yang sudah pensiun.

Baca juga: Realitas Kekurangan Guru dan Program Merdeka Belajar 2021

Kepala Dinas Pendidikan Gresik, S Hariyanto mengatakan, pihaknya akan melakukan upaya pengisian kekosongan guru agama dengan melalui penerimaan melalui Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Untuk lembaga SD idealnya minimal satu guru agama islam. Sedangkan untuk SMP idealnya tiga guru agama Islam. Saat ini beberapa sekolah di Gresik membutuhkan guru agama Islam,” ungkapnya, Jumat (22/7/2022).

Sebagai tindak lanjut, kata Hariyanto, pihaknya sudah memetakan kebutuhan guru agama di beberapa sekolah. Lalu diusulkan dalam penerimaan PPPK pada 2022 ini.



Dia mengaku, proses pemetaan sudah selesai, dan nantinya usulan sekitar 500 guru untuk penerimaan PPPK tahun ini.

Baca juga: Indonesia Kekurangan Guru ASN, Pola Ikatan Dinas Bisa Jadi Pertimbangan

“Namun jumlah tersebut belum final, lantaran perlu diusulkan ke kepegawaian hingga ke pusat. Yang jelas, kekurangannya berapa kami cukupi, kelebihannya berapa kami ratakan,” pungkasnya.
(shf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1643 seconds (11.97#12.26)