Pembatasan Kendaraan di LEZ Tebet Eco Park Berbasis Aplikasi Digital

Jum'at, 22 Juli 2022 - 16:49 WIB
loading...
Pembatasan Kendaraan...
Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan menguji coba pembatasan kendaraan di Tebet Eco Park berbasis aplikasi digital. Foto: Antara
A A A
JAKARTA - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan menguji coba pembatasan kendaraan di Tebet Eco Park berbasis aplikasi digital. Aplikasi ini hasil kolaborasi dengan Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik).

Dengan aplikasi berbasis digital itu akan memudahkan petugas menekan mobilitas kendaraan di lokasi Low Emission Zone (LEZ) atau Zona Emisi Rendah.

Baca juga: Tutup Sejak 14 Juni, Anies: Tebet Eco Park Segera Dibuka Lagi

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Susilo mengatakan, aplikasi sederhana ini menjadi embrio dalam filter kendaraan di lokasi LEZ dan masih uji coba.

Nantinya, pengguna kendaraan yang bukan merupakan warga sekitar, akan dianjurkan menghindari lokasi LEZ, atau memarkirkan kendaraannya di tempat yang sudah ditentukan.

"Di kawasan LEZ ini tidak berlaku atau dikecualikan untuk penduduk di kawasan Tebet sendiri. Dia boleh berlalu lalang di kawasan itu seperti biasa. Namun warga luar Tebet diharapkan tidak lagi menggunakan kendaraan bermotor. Boleh bersepeda, jalan kaki, dan dianjurkan memakai kendaraan umum kalau mau ke Tebet Eco Park," katanya.

Baca juga: Tebet Eco Park Jadi Kawasan LEZ, Ini Titik Parkir Kendaraan Pengunjung

Sebelumnya, wacana pembatasan kendaraan dilakukan dengan menggunakan stiker atau tanda tertentu. Mengingat pendataan kendaraan sudah dilakukan secara digital, Sudin Perhubungan Jakarta Selatan pun mengganti penanda pada kendaraan berbasis aplikasi.



"Makanya karena penghimpunan data kendaraan sudah digital, kita manfaatkan data itu untuk petugas di lapangan. Petugas kan sudah memiliki handphone, kita minta Sudin Kominfotik Jakarta Selatan untuk membuat aplikasi sederhana untuk memfilter kendaraan yang dimilki warga," jelasnya.

Pendataan Kendaraan bermotor sudah dilakukan oleh pihak Kecamatan Tebet, Kelurahan Tebet Barat, Kelurahan Tebet Timur, RT dan RW. Hasilnya, sebanyak 600 lebih kendaraan sudah diinput oleh petugas.

Baca juga: Tebet Eco Park Zona Bebas Emisi, DKI Batasi Kendaraan di 2 Jalan

"Jumlah tadi memungkinkan adanya pengurangan dan penambahan kendaraan. Kan penyegaran atau updating data itu pasti dilakukan," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Sudin Kominfotik Jakarta Selatan Sugiono menuturkan, pihaknya mendukung upaya inovasi yang ada di Kota Jakarta Selatan. Salah satunya program kolaborasi yang akan diterapkan di Taman Tebet Eco Park.

"Ini pertama kalinya pembatasan kendaraan atau filterisasi kendaraan diterapkan pada kawasan LEZ, khususnya di Tebet Eco Park. Diharapkan setiap pengunjung yang nantinya datang, menggunakan kendaraan umum dan tetap bisa menikmati taman," tandasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BRI Hadirkan Promo Spesial...
BRI Hadirkan Promo Spesial KKB The Elite, Bawa Pulang Kendaraan Impian dengan Banyak Keuntungan
Libur Panjang Iduladha,...
Libur Panjang Iduladha, Kendaraan Keluar Jabotabek Melonjak 19%
1,09 Juta Kendaraan...
1,09 Juta Kendaraan Diprediksi Keluar Jabotabek pada Libur Iduladha 2026
Rekomendasi
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Nasaruddin Umar Ingin...
Nasaruddin Umar Ingin Indonesia Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Modern
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Berita Terkini
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved