Pesan Menyentuh Ini Disampaikan Para Wisudawan Daring Unair
Sabtu, 27 Juni 2020 - 15:03 WIB
loading...
Salah seorang wisudawan Unair saat memberikan kesan pesan.Foto/ist
A
A
A
SURABAYA - Prosesi wisuda Universitas Airlangga (Unair) dilakukan secara daring. Di tengah pandemi Civid-19, para wisudawan tidak bisa melakukan prosesi sakral dengan tatap muka seperti biasanya.
Bahkan, saat prosesi sakral tersebut, Naomi Devi Larasatime yang mewakili para wisudawan menyampaikan pesan yang menyentuh. Baginya, memiliki kesempatan untuk belajar, meraih gelar hingga akhirnya bisa menikmati momen yang indah saat wisuda merupakan karunia besar dalam kehidupan.
“Momen wisuda ini bukan hanya tentang kita sebagai para wisudawan, namun lebih dari itu, wisuda ini juga tentang mereka yang membantu mengukir kita untuk menjadi diri yang sekarang,” kata Naomi, Sabtu (27/6/2020). (Baca juga: Lagu Yaa Lal Wathan Tandai Pelepasan Lulusan SMP Khadijah Surabaya )
Naomi yang mewakili ratusan wisudawan menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga sebagai salah satu sumber dukungan terbesar bagi mereka. Ia juga memohon maaf apabila selama menjadi mahasiswa melakukan kesalahan. Kesalahan tersebut akan dijadikan pelajaran di masa mendatang agar bisa mencerminkan nilai-nilai luhur yang telah diajarkan selama perkuliahan.
Naomi yakin setiap wisudawan sudah melakukan perjuangan yang sangat luar biasa. Dibalik berbagai kesulitan tersebut, dirinya percaya bahwa wisudawan bisa mengambil sebuah pelajaran penting yaitu resilience atau sikap tidak menyerah di situasi yang sulit.
Bahkan, saat prosesi sakral tersebut, Naomi Devi Larasatime yang mewakili para wisudawan menyampaikan pesan yang menyentuh. Baginya, memiliki kesempatan untuk belajar, meraih gelar hingga akhirnya bisa menikmati momen yang indah saat wisuda merupakan karunia besar dalam kehidupan.
“Momen wisuda ini bukan hanya tentang kita sebagai para wisudawan, namun lebih dari itu, wisuda ini juga tentang mereka yang membantu mengukir kita untuk menjadi diri yang sekarang,” kata Naomi, Sabtu (27/6/2020). (Baca juga: Lagu Yaa Lal Wathan Tandai Pelepasan Lulusan SMP Khadijah Surabaya )
Naomi yang mewakili ratusan wisudawan menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga sebagai salah satu sumber dukungan terbesar bagi mereka. Ia juga memohon maaf apabila selama menjadi mahasiswa melakukan kesalahan. Kesalahan tersebut akan dijadikan pelajaran di masa mendatang agar bisa mencerminkan nilai-nilai luhur yang telah diajarkan selama perkuliahan.
Naomi yakin setiap wisudawan sudah melakukan perjuangan yang sangat luar biasa. Dibalik berbagai kesulitan tersebut, dirinya percaya bahwa wisudawan bisa mengambil sebuah pelajaran penting yaitu resilience atau sikap tidak menyerah di situasi yang sulit.
Lihat Juga :