Tawuran Berdarah Pecah di Tamansari, 1 Pelajar Tewas Dicelurit
Jum'at, 22 Juli 2022 - 13:02 WIB
loading...
Tawuran berdarahpecah di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat. Akibatnya, satu orang pelajar tewas mengenaskan. Foto/Ilustrasi/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Tawuran antar pelajar pecah di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat. Akibatnya, seorang remaja berinisial AIS (16) harus tewas mengenaskan akibat tawuran berdarah tersebut.
”Jadi 2 sekolah yang terlibat. Kejadian itu bermula dari pelajar melalui medsos Instagram melakukan siaran langsung, kemudian dibalas pelajar SMK Isnatbul di Tambora,” ujar Kapolsek Metro Tamansari AKBP Rohman Yonky Dilatha, Jumat (22/7/2022).
Setelah melakukan siaran langsung, sekumpulan pelajar dari kedua sekolah tersebut kemudian melakukan janjian di wilayah Tamansari. Dari situ, aksi tawuran kemudian terjadi, hingga menewaskan satu orang korban. Baca juga: Ingin Tenar, 16 Bocah di Bawah Umur Live Aksi Tawuran via Instagram
Kekinian, sebanyak 22 pelajar yang diduga terlibat telah diamankan. Dari 22 pelajar yang terlibat, tiga di antaranya yakni SR, RA dan AM terbukti melakukan kekerasan terhadap AIS dengan menggunakan celurit.
AIS diketahui tewas dengan meninggalkan luka senjata tajam di bagian dada sebelah kanan dan perut. ”Untuk eksekutornya berdasarkan keterangan ini ada 3 orang. Semuanya kita amankan di polsek dan semua masih dibawah umur,” ungkapnya.
”Jadi 2 sekolah yang terlibat. Kejadian itu bermula dari pelajar melalui medsos Instagram melakukan siaran langsung, kemudian dibalas pelajar SMK Isnatbul di Tambora,” ujar Kapolsek Metro Tamansari AKBP Rohman Yonky Dilatha, Jumat (22/7/2022).
Setelah melakukan siaran langsung, sekumpulan pelajar dari kedua sekolah tersebut kemudian melakukan janjian di wilayah Tamansari. Dari situ, aksi tawuran kemudian terjadi, hingga menewaskan satu orang korban. Baca juga: Ingin Tenar, 16 Bocah di Bawah Umur Live Aksi Tawuran via Instagram
Kekinian, sebanyak 22 pelajar yang diduga terlibat telah diamankan. Dari 22 pelajar yang terlibat, tiga di antaranya yakni SR, RA dan AM terbukti melakukan kekerasan terhadap AIS dengan menggunakan celurit.
AIS diketahui tewas dengan meninggalkan luka senjata tajam di bagian dada sebelah kanan dan perut. ”Untuk eksekutornya berdasarkan keterangan ini ada 3 orang. Semuanya kita amankan di polsek dan semua masih dibawah umur,” ungkapnya.
Lihat Juga :