Kisah Pilu Sainiyah TKI asal Bawean, Ditahan 5 Bulan dan 2 Kali Dideportasi dari Malaysia
Kamis, 21 Juli 2022 - 20:29 WIB
loading...
Sainiyah, TKI asal Bawean, Gresik, Jawa Timur saat ditemui di Kantor Disnaker Gresik, Kamis (21/7/2022). Foto/MPI/Ashadi Ikhsan
A
A
A
GRESIK - Sainiyah, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Gelam, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur akhirya bisa pulang ke Tanah Air setelah beberapa kali mengalami masalah saat bekerja di Malaysia.
Pemulangan Sainiyah kali ini merupakan upaya deportasi yang dilakukan Pemerintah Malaysia. Terhitung dua kali dia telah dideportasi. Bahkan pernah ditahan selama lima bulan di Negeri Jiran tersebut.
Baca juga: Pengadilan Malaysia Bebaskan Majikan Penyiksa TKI Selama 9 tahun
Ironisnya, saat itu penyakit diabetesnya sempat kambuh saat menjalani proses hukuman di sana. Kendati begitu, Sainiyah tidak kapok.
Tercatat, Sainiyah sendiri berangkat ke negeri Jiran pada 1995 lalu. Kemudian dideportasi pada 1998. Kemudian Sainiyah kembali berangkat ke Malaysia dengan menggunakan nama Nur Hayati di paspornya. Sampai 2022 sudah terhitung 24 tahun lamanya Sainiyah berada di Malaysia.
Sebelum dideportasi, pekerjaan terakhir Sainiyah yakni Cleaning Service di Jalan Duta, Kuala Lumpur, Malaysia. Saat sedang menunggu bus, Sainiyah ditangkap oleh aparat kepolisian Diraja Malaysia.
Pemulangan Sainiyah kali ini merupakan upaya deportasi yang dilakukan Pemerintah Malaysia. Terhitung dua kali dia telah dideportasi. Bahkan pernah ditahan selama lima bulan di Negeri Jiran tersebut.
Baca juga: Pengadilan Malaysia Bebaskan Majikan Penyiksa TKI Selama 9 tahun
Ironisnya, saat itu penyakit diabetesnya sempat kambuh saat menjalani proses hukuman di sana. Kendati begitu, Sainiyah tidak kapok.
Tercatat, Sainiyah sendiri berangkat ke negeri Jiran pada 1995 lalu. Kemudian dideportasi pada 1998. Kemudian Sainiyah kembali berangkat ke Malaysia dengan menggunakan nama Nur Hayati di paspornya. Sampai 2022 sudah terhitung 24 tahun lamanya Sainiyah berada di Malaysia.
Sebelum dideportasi, pekerjaan terakhir Sainiyah yakni Cleaning Service di Jalan Duta, Kuala Lumpur, Malaysia. Saat sedang menunggu bus, Sainiyah ditangkap oleh aparat kepolisian Diraja Malaysia.
Lihat Juga :