Karo Paminal dan Kapolres Jaksel Dinonaktifkan, Lemkapi: Kasus Penembakan Brigadir J Semakin Terang
Kamis, 21 Juli 2022 - 17:52 WIB
loading...
Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan menduga penonaktifan Karo Paminal Polri Brigjen Hendra Kurniawan dan Kapolres Jaksel Kombes Pol Budhi Herdi Susianto berkaitan dengan penyalahgunaan kewenangan. Foto: Dok Antara
A
A
A
JAKARTA - Penonaktifan Karo Paminal Polri Brigjen Hendra Kurniawan dan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto diduga berkaitan dengan penyalahgunaan kewenangan yang berlebihan. Pencopotan keduanya diyakini akan membuat kasus penembakan Brigadir J semakin jelas.
Baca juga: BREAKING NEWS! Karo Paminal dan Kapolres Jaksel Dinonaktifkan Buntut Kasus Brigadir J
"Kasus ini semakin terang. Satu persatu tokoh baru yang diduga ikut membiaskan kasus penembakan ini (Brigadir J) telah dicopot Kapolri," ujar Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Kepolisian (Lemkapi) Edi Hasibuan, Kamis (21/7/2022).
Anggota Kompolnas periode 2012-2016 ini mengatakan, penonaktifan Brigjen Hendra dan Kombes Budhi Herdi memberikan sinyal bahwa kasus penembakan Brigadir J yang sedang didalami oleh Tim Khusus Polri, mengarah pada dugaan adanya pelanggaran hukum. Tim Khusus Polri juga saat ini sedang mengarahkan penyelidikan pada dugaan upaya mengaburkan peristiwa yang sebenarnya.
Baca juga: Kombes Yandri Irsan Jabat Plt Kapolres Jakarta Selatan
Baca juga: BREAKING NEWS! Karo Paminal dan Kapolres Jaksel Dinonaktifkan Buntut Kasus Brigadir J
"Kasus ini semakin terang. Satu persatu tokoh baru yang diduga ikut membiaskan kasus penembakan ini (Brigadir J) telah dicopot Kapolri," ujar Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Kepolisian (Lemkapi) Edi Hasibuan, Kamis (21/7/2022).
Anggota Kompolnas periode 2012-2016 ini mengatakan, penonaktifan Brigjen Hendra dan Kombes Budhi Herdi memberikan sinyal bahwa kasus penembakan Brigadir J yang sedang didalami oleh Tim Khusus Polri, mengarah pada dugaan adanya pelanggaran hukum. Tim Khusus Polri juga saat ini sedang mengarahkan penyelidikan pada dugaan upaya mengaburkan peristiwa yang sebenarnya.
Baca juga: Kombes Yandri Irsan Jabat Plt Kapolres Jakarta Selatan
Lihat Juga :