Wali Kota Depok Tak Terima Warganya Disebut Ikut-ikutan Fenomena SCBD
Kamis, 21 Juli 2022 - 15:05 WIB
loading...
Wali Kota Depok Mohammad Idris tak terima warganya disebut ikut-ikutan fenomena SCBD (Sudirman, Citayam, Bogor dan Depok). Foto: SINDOnews/News
A
A
A
DEPOK - Wali Kota Depok Mohammad Idris tak terima warganya disebut ikut-ikutan fenomena SCBD (Sudirman, Citayam, Bogor dan Depok). Ia menegaskan tidak ada warga Depok yang ikut memenuhi ruang terbuka di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, itu.
Baca juga: Guyonan Bocah SCBD Sebut Gubernur DKI Ridwan Kamil, Anies: Begini Nasib Kalah Ganteng dan Tenar
Dia meminta jangan asal menuduh bahwa bocah SCBD merupakan warga Depok. Untuk meluruskan hal tersebut, Idris akan mengklarifikasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.
“Jangan dituduhkan mereka ini adalah orang Depok. Kita akan klarifikasi ke provinsi bahwa dia adalah orang Bojong Gede. Kenapa ke provinsi? karena Bojong Gede, Kabupaten Bogor, bagian provinsi," ucapnya.
"Kalau kita intervensi ke sana (Bojong Gede), bukan wilayah kita. Kalau kepolisiannya iya (masuk Depok), masih ada Polsek Bojong Gede. Kalau kewilayahan pemerintahan tidak ada (bukan Depok),” sambungnya.
Baca juga: Guyonan Bocah SCBD Sebut Gubernur DKI Ridwan Kamil, Anies: Begini Nasib Kalah Ganteng dan Tenar
Dia meminta jangan asal menuduh bahwa bocah SCBD merupakan warga Depok. Untuk meluruskan hal tersebut, Idris akan mengklarifikasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.
“Jangan dituduhkan mereka ini adalah orang Depok. Kita akan klarifikasi ke provinsi bahwa dia adalah orang Bojong Gede. Kenapa ke provinsi? karena Bojong Gede, Kabupaten Bogor, bagian provinsi," ucapnya.
"Kalau kita intervensi ke sana (Bojong Gede), bukan wilayah kita. Kalau kepolisiannya iya (masuk Depok), masih ada Polsek Bojong Gede. Kalau kewilayahan pemerintahan tidak ada (bukan Depok),” sambungnya.
Lihat Juga :