Mahasiswa FKIP Universitas Haluoleo Protes Dugaan Pelecehan
Kamis, 21 Juli 2022 - 13:57 WIB
loading...
Belasan mahasiswa FKIP Universitas Haluoleo Kendari, berunjuk rasa menuntut pemeriksaan terhadap dosen berinisial B yang diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswinya. Foto/iNews TV/Febriyono Tamenk
A
A
A
KENDARI - Mahasiswa FKUP Universitas Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar aksi protes di depan kantor Rektorat Universitas Haluoleo Kendari, Kamis (21/7/2022). Aksi protes ini digelar para mahasiswa, terkait kasus pelecehan seksual.
Baca juga: Antar Rekapan Nilai ke Rumah, Mahasiswi UHO Kendari Dicabuli Dosen
Para mahasiswa menuntut dosen berinisial B untuk segera dipanggil dan diperiksa, karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswanya sendiri. Korban pelecehan seksual ini, diketahui seorang mahasiswi berinisial R.
Kasus pelecehan seksual tersebut, diduga terjadi di perumahan dosen Universitas Haluoleo di Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, pada Senin (18/7/2022). "Kami menuntut, dosen pelaku pelecehan seksual diberi sanksi tegas," ujar salah seorang perwakilan mahasiswa Ahmad Zulkarnain, Kamis (21/7/2022).
Baca juga: Sadis! Janda Muda Siksa dan Buang Anak Kandung, Ditangkap Polisi saat Bersama Kekasih
Wakil Rektor III Universitas Haluoleo Kendari, Nur Arafah mengatakan, kasus pelecehan seksual tersebut telah dilaporkan ke dewan kode etik dan disiplin Universitas Haluoleo Kendari.
Baca juga: Terjun dari Lantai 4 Hotel di Kuta Bali, Turis Australia Tewas Bersimbah Darah
"Kami telah menyerahkan sepenuhnya ke dewan kode etik dan disiplin, untuk dilakukan pemeriksaan terhadap dosen B. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan tersebut, jika terbukti bersalah maka akan dikenaik sanksi tegas," pungkasnya.
Baca juga: Antar Rekapan Nilai ke Rumah, Mahasiswi UHO Kendari Dicabuli Dosen
Para mahasiswa menuntut dosen berinisial B untuk segera dipanggil dan diperiksa, karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswanya sendiri. Korban pelecehan seksual ini, diketahui seorang mahasiswi berinisial R.
Kasus pelecehan seksual tersebut, diduga terjadi di perumahan dosen Universitas Haluoleo di Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, pada Senin (18/7/2022). "Kami menuntut, dosen pelaku pelecehan seksual diberi sanksi tegas," ujar salah seorang perwakilan mahasiswa Ahmad Zulkarnain, Kamis (21/7/2022).
Baca juga: Sadis! Janda Muda Siksa dan Buang Anak Kandung, Ditangkap Polisi saat Bersama Kekasih
Wakil Rektor III Universitas Haluoleo Kendari, Nur Arafah mengatakan, kasus pelecehan seksual tersebut telah dilaporkan ke dewan kode etik dan disiplin Universitas Haluoleo Kendari.
Baca juga: Terjun dari Lantai 4 Hotel di Kuta Bali, Turis Australia Tewas Bersimbah Darah
"Kami telah menyerahkan sepenuhnya ke dewan kode etik dan disiplin, untuk dilakukan pemeriksaan terhadap dosen B. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan tersebut, jika terbukti bersalah maka akan dikenaik sanksi tegas," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :