Perpeloncoan Peserta Didik Baru Dilarang, Sekolah Bakal Diawasi Ketat
Senin, 18 Juli 2022 - 22:28 WIB
loading...
Kadisdik Jabar, Dedi Supandi resmi membuka PLS di Jabar di SMKN 3 Bandung, Senin (18/7/2022). Foto: SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat , Dedi Supandi melarang praktik perpeloncoan dalam pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) bagi para peserta didik baru di daerah itu.
Untuk mencegah terjadinya praktik perpeloncoan, Dedi menyatakan, pelaksanaan PLS bakal diawasi ketat oleh berbagai pihak, mulai pengawas sekolah hingga orang tua siswa.
"Pelaksanaan PLS diawasi oleh panitia PLS sekolah, seperti pengawas sekolah, komite sekolah, dan orang tua. Insya Allah enggak ada (perpeloncoan)," tegas Dedi, Senin (18/7/2022).
Baca juga: Tersangka Penculik Anak 9 Tahun di Sukabumi Pernah Jadi Korban Kekerasan Seksual
Dedi menjelaskan bahwa PLS bertujuan untuk mengenali potensi diri siswa baru, membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah, menumbuhkan motivasi, mengembangkan interaksi positif antarsiswa, dan warga sekolah serta menumbuhkan perilaku positif, seperti kejujuran, kemandirian, dan saling menghargai.
Untuk mencegah terjadinya praktik perpeloncoan, Dedi menyatakan, pelaksanaan PLS bakal diawasi ketat oleh berbagai pihak, mulai pengawas sekolah hingga orang tua siswa.
"Pelaksanaan PLS diawasi oleh panitia PLS sekolah, seperti pengawas sekolah, komite sekolah, dan orang tua. Insya Allah enggak ada (perpeloncoan)," tegas Dedi, Senin (18/7/2022).
Baca juga: Tersangka Penculik Anak 9 Tahun di Sukabumi Pernah Jadi Korban Kekerasan Seksual
Dedi menjelaskan bahwa PLS bertujuan untuk mengenali potensi diri siswa baru, membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah, menumbuhkan motivasi, mengembangkan interaksi positif antarsiswa, dan warga sekolah serta menumbuhkan perilaku positif, seperti kejujuran, kemandirian, dan saling menghargai.
Lihat Juga :