Kisah Pelukis Basoeki Abdullah Selalu Memilih Warna Hijau untuk Sosok Nyi Roro Kidul
Minggu, 17 Juli 2022 - 20:45 WIB
loading...
A
A
A
Basoeki juga menyebut bantuan Nyi Roro Kidul pernah diulurkan kepada Pangeran Diponegoro saat bersemedi di Gua Langse, Pantai Selatan. Bantuan yang berwujud sebilah keris atau cundrik itu kemudian dipakai Diponegoro melawan kolonial Belanda dalam Perang Jawa (1825-1830).
Soal warna hijau gadung atau hijau pucat yang mitosnya digemari Nyi Roro Kidul, Basoeki Abdullah juga mempercayai tafsir yang mengaitkan warna hijau dengan kosmologi Jawa, khususnya tentang kedekatan dengan Nabi Khidir. Khidir yang berawal dari kata khidr atau al-khadra, memiliki arti hijau.
Hal itu menjadi dasar Basoeki selalu memilih hiasan bernuansa hijau di setiap baju yang dipakai Nyi Roro Kidul. “Karena itu, jangan heran bila dalam lukisan-lukisan saya Nyai Roro Kidul memakai baju yang bernuansa hijau,” kata Basoeki seperti dilansir dari Basoeki Abdullah Sang Hanoman Keloyongan.
Tentang warna hijau itu, Basoeki juga cerita bagaimana pada tahun 1965 seorang pejabat tinggi kedutaan Bulgaria tewas setelah terseret ombak pantai Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Setelah diselidiki, korban mengenakan pakaian dalam yang semuanya berwarna hijau.
Insiden itu membuat Marshal Green, duta besar Amerika Serikat untuk Indonesia tahun 1960-an tak berani bermain –main di Pantai Selatan, bahkan kadang menolak ajakan Bung Karno yang mengajaknya bertandang ke Pelabuhan Ratu.
Menurut Basoeki Abdullah, Marshal Green khawatir Nyi Roro Kidul akan menyukai namanya yang Green (hijau). Pelukis Basoeki Abdullah juga menegaskan dirinya tak akan pernah melukis Nyai Blorong yang menurutnya tidak sama dengan Nyi Roro Kidul.
Basoeki Abdullah wafat pada 5 November 1993 setelah menjadi korban kejahatan perampokan. Ia ditemukan meninggal dunia di kediamannya Pondok Labu, Jakarta Selatan dengan luka serius di bagian kepala.
Soal warna hijau gadung atau hijau pucat yang mitosnya digemari Nyi Roro Kidul, Basoeki Abdullah juga mempercayai tafsir yang mengaitkan warna hijau dengan kosmologi Jawa, khususnya tentang kedekatan dengan Nabi Khidir. Khidir yang berawal dari kata khidr atau al-khadra, memiliki arti hijau.
Hal itu menjadi dasar Basoeki selalu memilih hiasan bernuansa hijau di setiap baju yang dipakai Nyi Roro Kidul. “Karena itu, jangan heran bila dalam lukisan-lukisan saya Nyai Roro Kidul memakai baju yang bernuansa hijau,” kata Basoeki seperti dilansir dari Basoeki Abdullah Sang Hanoman Keloyongan.
Tentang warna hijau itu, Basoeki juga cerita bagaimana pada tahun 1965 seorang pejabat tinggi kedutaan Bulgaria tewas setelah terseret ombak pantai Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Setelah diselidiki, korban mengenakan pakaian dalam yang semuanya berwarna hijau.
Insiden itu membuat Marshal Green, duta besar Amerika Serikat untuk Indonesia tahun 1960-an tak berani bermain –main di Pantai Selatan, bahkan kadang menolak ajakan Bung Karno yang mengajaknya bertandang ke Pelabuhan Ratu.
Menurut Basoeki Abdullah, Marshal Green khawatir Nyi Roro Kidul akan menyukai namanya yang Green (hijau). Pelukis Basoeki Abdullah juga menegaskan dirinya tak akan pernah melukis Nyai Blorong yang menurutnya tidak sama dengan Nyi Roro Kidul.
Basoeki Abdullah wafat pada 5 November 1993 setelah menjadi korban kejahatan perampokan. Ia ditemukan meninggal dunia di kediamannya Pondok Labu, Jakarta Selatan dengan luka serius di bagian kepala.
(shf)
Lihat Juga :