Polisi Tangkap Satpam yang Diduga Lecehkan Karyawan Ekspedisi di Apartemen Cengkareng
Jum'at, 15 Juli 2022 - 19:47 WIB
loading...
Polisi mengamankan satpam yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap wanita karyawan ekspedisi di kawasan apartemen Cengkareng, Jakarta Barat. Foto: MNC Portal Indonesia/Dimas Choirul
A
A
A
JAKARTA - Polisi meringkus seorang satpam berinisial KH (48) yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita berinisial SF (22) di sebuah kantor ekspedisi yang berada di kawasan apartemen Cengkareng, Jakarta Barat. Motif pelaku melakukan aksi bejatnya itu lantaran tak dapat menahan hawa nafsunya.
"Motifnya adalah perasaan suka ya, nafsu jadi dia," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Joko Dwi Harsono saat konferensi pers, Jumat (15/7/2022). Baca juga: Terekam CCTV, Satpam Apartemen Diduga Lecehkan Wanita di Cengkareng
Joko mengatakan, pelaku telah lama memiliki perasaan suka terhadap korban sejak pertama kali bekerja di kantor ekspedisi. Kemudian, di saat pelaku mendapat kesempatan untuk berdua dengan korban, langsung melancarkan aksi bejatnya.
"(Pelaku) baru kali pertama melakukan aksi bejatnya itu. Tidak ada (intimidasi) ya, maksudnya spontan memang pelaku agak keras menekan pundak korban," tuturnya.
Joko mengatakan, kondisi korban masih syok atas kasus tersebut. Saat ini korban masih mendapatkan pendampingan dari tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) DKI Jakarta.
"Motifnya adalah perasaan suka ya, nafsu jadi dia," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Joko Dwi Harsono saat konferensi pers, Jumat (15/7/2022). Baca juga: Terekam CCTV, Satpam Apartemen Diduga Lecehkan Wanita di Cengkareng
Joko mengatakan, pelaku telah lama memiliki perasaan suka terhadap korban sejak pertama kali bekerja di kantor ekspedisi. Kemudian, di saat pelaku mendapat kesempatan untuk berdua dengan korban, langsung melancarkan aksi bejatnya.
"(Pelaku) baru kali pertama melakukan aksi bejatnya itu. Tidak ada (intimidasi) ya, maksudnya spontan memang pelaku agak keras menekan pundak korban," tuturnya.
Joko mengatakan, kondisi korban masih syok atas kasus tersebut. Saat ini korban masih mendapatkan pendampingan dari tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) DKI Jakarta.
Lihat Juga :