Air Situ Ciburuy Mendadak Hitam dan Berbau Resahkan Warga

Jum'at, 15 Juli 2022 - 06:05 WIB
loading...
Air Situ Ciburuy Mendadak Hitam dan Berbau Resahkan Warga
Air di Situ Ciburuy di Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, KBB, yang berubah warna menjadi hitam pekat serta mengeluarkan bau menyengat dan dikeluhkan oleh warga sekitar, Kamis (14/7/2022). Foto: MPI/Adi Haryanto
A A A
BANDUNG BARAT - Kondisi air Situ Ciburuy, di Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendadak berubah warna menjadi hitam pekat serta mengeluarkan bau menyengat.

Diduga air di Situ Ciburuy itu tercemar limbah pabrik sekitar sehingga menimbulkan bau. Hal itu diperkuat dengan kondisi air yang menjadi berwarna hitam pekat. Kondisi itu pun meresahkan warga sekitar.

Baca juga: Menyayat Hati, Terseret Arus Sungai Citamiang Sejauh 4 Km Kakek dan Cucu Ditemukan Tewas

"Airnya sekarang jadi hitam pekat. Ini terjadi sejak lima hari ke belakang," kata Ketua RW 14 Kampung Situ Ciburuy, Udin, Kamis (14/7/2022).

Menurutnya, ada sekitar 4 RW yang terdampak merasakan bau tidak sedap dari Situ Cuburuy. Mereka adalah warga yang tinggal di RW 7, 8, 13, dan 14 Desa Ciburuy. Warga juga merasa terganggu saat beraktivitas karena setiap hari harus mencium bau tak sedap.



"Baunya sangat kuat, rumah saya saja yang jaraknya kurang lebih 100 meter dari Situ Ciburuy masih kecium baunya," keluhnya.

Dia pun menduga limbah yang mencemari lingkungan ini bukanlah limbah rumah tangga biasa. Pasalnya kondisi air dengan warna hitam pekat dan bau tidak sedap ini tidak biasa dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Baca juga: Geger Pengeroyokan di Bandung Viral Terekam CCTV, 8 Pelaku Ditangkap Polisi

Meskipun demikian, dia tidak mau berspekulasi lebih jauh lantaran belum dilakukan penelitian. Hanya saja akibat pencemaran limbah ini, beberapa biota di Situ Ciburuy seperti ikan-ikan naik ke permukaan dan mati mendadak semenjak lima hari terakhir.

"Di Situ Cuburuy ini banyak ikannya, karena kondisi tercemar jadi pada mati. Warga yang biasa memancing ikan juga jadi tidak ada," pungkasnya.
(nic)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1233 seconds (10.101#12.26)