Kisah Perjuangan Guru SDN 2 Kenteng Gunungkidul, Rela Jemput Murid Agar Tak Putus Sekolah

Kamis, 14 Juli 2022 - 11:32 WIB
loading...
Kisah Perjuangan Guru...
Para guru di SDN 2 Kenteng, Kapanewon Pojong, Kabupaten Gunungkidul, Jogjakarta, menjemput para siswanya agar tidak putus sekolah. Foto/iNews TV/Kismaya Wibowo
A A A
GUNUNGKIDUL - Jalan menanjak di tengah perbukitan dan persawahan, tanpa lelah disusuri para guru SDN 2 Kenteng. Mereka bergerak sejak pagi buta, untuk menjemput satu-persatu muridnya agar tidak putus sekolah.

Baca juga: Tak Ikuti PTM, Belasan Siswa di Cimahi Gagal Lulus dan Putus Sekolah

Kondisi jalan yang masih belum beraspal di perbukitan, serta jauhnya jarak tempuh antara tempat tinggal dengan sekolah, sering kali membuat para pelajar SDN 2 Kenteng tersebut, enggan berangkat ke sekolah sehingga terjadi putus sekolah.



Demi menjaga murid-muridnya tidak putus sekolah, para guru menjemput murid-muridnya hingga di perbukitan. Kisah para guru SDN 2 Kenteng ini, viral di media sosial. Mereka sudah delapan tahun rela menjemput murid-muridnya yang lokasinya jauh dari sekolah.

Baca juga: Kisah Ketulusan Hati Bhabinkamtibmas Desa Cintamekar Bripka Erik Rawat Puluhan ODGJ

Awalnya, para guru menjemput murid-muridnya menggunakan delapan sepeda motor. Pada tahun 2019, para guru tersebut mendapatkan bantuan dari donatur berupa mobil yang bisa digunakan untuk operasional menjemput murid-murid agar tak putus sekolah.

Para guru dan kepala sekolah tersebut, rela patungan uang senilai Rp100 ribu-200 ribu per bulan, hingga mencapai Rp1,7 juta per bulan untuk bisa menggratiskan para siswa dari biaya antar jemput sekolah. Uang tersebut berasal dari kantong pribadi para guru.

Kepala SDN 2 Kenteng, Matheus Broto Sugondo mengatakan, proses antar jemput murid-murid tersebut sudah berlangsung sejak delapan tahun terakhir. "Kami merasa kasihan melihat para murid terlambat sekolah, bahkan akhirnya putus sekolah karena harus menyusuri perbukitan untuk ke sekolah," tuturnya.

Baca juga: 4 Tersangka Kredit Fiktif Rp5,48 Miliar Dijebloskan Tahanan

Uang hasil patungan para guru dan kepala sekolah, seluruhnya digunakan untuk operasional mobil antar jemput para murid. Untuk penjemputan, para siswa dibagi pada zona utara dan selatan, dan berada pada satu titik kumpul untuk memudahkan penjemputan.

Matheus berharap, para murid tidak sampai putus sekolah, dan bisa mengenyam pendidikan secara baik. "Kami ingi mereka menjadi anak-anak yang berpendidikan, untuk masa depan meraka yang lebih baik," tuturnya.

Salah satu murid yang menikmati layanan antar jemput, Kurnia Ramadhani mengaku sangat senang dan terbantu oleh adanya mobil antar jemput ini. "Kalau berjalan kaki bisa butuh waktu 30 menit untuk sampai di sekolah. Sekarang kami bisa fokus belajar, karena sudah ada antar jemput," tuturnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasbata Bantu Ahmad...
Pasbata Bantu Ahmad Tri Efendi, Bocah yang Putus Sekolah demi Rawat Orang Tuanya yang Sakit
Polisi Hentikan Kasus...
Polisi Hentikan Kasus Laporan Orang Tua Murid ke Guru Terkait Dugaan Kekerasan di Tangsel, Ini Alasannya
Angka Anak Putus Sekolah...
Angka Anak Putus Sekolah Tinggi, Bonnie Triyana Ingatkan Orang Tua untuk Peduli Pendidikan
Workshop Kemendikdasmen,...
Workshop Kemendikdasmen, Dorong Wajib Belajar 13 Tahun di Sigi dan Donggala
Pelindo Dirikan Rumah...
Pelindo Dirikan Rumah Belajar untuk Anak Rentan Putus Sekolah di Jakarta Utara
4 Fakta Bu Guru Salsa,...
4 Fakta Bu Guru Salsa, Jadi Perhatian Karena Video Viral di Sosial Media
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Workshop Penyusunan Modul Ajar untuk Guru Tingkat SD
Kisah Haru Sitimah,...
Kisah Haru Sitimah, Guru SD di Kudus yang Tetap Mengajar di Tengah Keterbatasan
Rekomendasi
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Berita Terkini
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved