1 Dosennya Positif Corona, UM Aktifkan Satgas Kewaspadaan
Senin, 13 April 2020 - 22:15 WIB
loading...
A
A
A
"Skrining kesehatan dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara daring pada 17 Maret-12 April 2020. Penyebaran kuesioner dilakukan dua periode. Pada periode 1 (17-23 Maret 2020) diperoleh total responden sebanyak 10.785, dengan rincian 520 (4,8%) dosen, 398 (3,8%) tenaga kependidikan dan 9.860 (91,4%) mahasiswa.
Sementara pada periode 2 (24 Maret 2020-12 April 2020) diperoleh total responden sebanyak 6.232 orang, dengan rincian, 414 ( 6,7%) dosen, 327 (5,3%) tenaga kependidikan dan 5.491 (88,1 %) mahasiswa.
Adapun informasi tentang satu orang dosen UM yang terkonfirmasi positif Covid-19, hal tersebut menurutnya memang benar. Satgas Kewaspadaan Covid-19 UM mendapatkan informasi bahwa dosen tersebut kemungkinan besar tertular penyakit Covid-19 saat mengikuti pembekalan terintegrasi calon petugas haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, pada 9-18 Maret 2020.
"Saat ini yang bersangkutan dalam kondisi baik dan dalam pemantauan serta perawatan di rumah sakit. Sementara itu, Satgas Kewaspadaan Covid-19 UM juga telah melakukan pelacakan riwayat kontak dosen tersebut terhitung 14 hari ke belakang sejak tanggal konfirmasi tersebut di lingkungan UM, serta telah menghubungi siapapun yang terindikasi ada kontak fisik dengan dosen tersebut," tuturnya.
Satgas kewaspadaan Covid-19 UM diakuinya, sejak awal terus melaksanakan Koordinasi dengan berbagai instansi di wilayah Malang Raya dilakukan sebagai upaya peningkatan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit Covid-19.
Sementara pada periode 2 (24 Maret 2020-12 April 2020) diperoleh total responden sebanyak 6.232 orang, dengan rincian, 414 ( 6,7%) dosen, 327 (5,3%) tenaga kependidikan dan 5.491 (88,1 %) mahasiswa.
Adapun informasi tentang satu orang dosen UM yang terkonfirmasi positif Covid-19, hal tersebut menurutnya memang benar. Satgas Kewaspadaan Covid-19 UM mendapatkan informasi bahwa dosen tersebut kemungkinan besar tertular penyakit Covid-19 saat mengikuti pembekalan terintegrasi calon petugas haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, pada 9-18 Maret 2020.
"Saat ini yang bersangkutan dalam kondisi baik dan dalam pemantauan serta perawatan di rumah sakit. Sementara itu, Satgas Kewaspadaan Covid-19 UM juga telah melakukan pelacakan riwayat kontak dosen tersebut terhitung 14 hari ke belakang sejak tanggal konfirmasi tersebut di lingkungan UM, serta telah menghubungi siapapun yang terindikasi ada kontak fisik dengan dosen tersebut," tuturnya.
Satgas kewaspadaan Covid-19 UM diakuinya, sejak awal terus melaksanakan Koordinasi dengan berbagai instansi di wilayah Malang Raya dilakukan sebagai upaya peningkatan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit Covid-19.
Lihat Juga :