Kasus Covid-19 Naik, Wagub DKI: Keterisian Ruang ICU di Jakarta 16%
Selasa, 12 Juli 2022 - 18:15 WIB
loading...
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza).Foto/MPI/Bachtiar Rojab
A
A
A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta menyatakan keterisian ruang Intensive Care unit (ICU) di Jakarta saat ini mencapai 16%. Jumlah ini seiring kenaikan kasus Covid-19 di Jakarta beberapa pekan terakhir.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, keterisian ICU di DKI masih relatif stabil dan berisikan 16 persen dari 3.600 ICU yang disiapkan.
"Kalau update terkait rumah sakit seperti biasa total ada 140 Rumah Sakit (RS), 290 Puskesmas Kelurahan, 44 Puskesmas Kecamatan," kata Ariza di DPRD DKI Jakarta, Selasa (12/7/2022).
Ariza menuturkan, kembali naiknya kasus Covid-19 ini membuat Pemprov DKI telah menyiapkan ratusan ruang ICU dari berbagai instansi kesehatan.
"Tempat tidur ICU dari saat ini ada 3.600 yang disiapkan. Sudah terpakai 592, itu artinya 16 persen. Kemudian di luar ICU dari 609 yang terpakai 66 artinya 11 persen," tuturnya. Baca: Turun 356, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 10.462 Orang
Menurut Ariza, Pemprov DKI telah berusaha semaksimal mungkin mendorong masyarakat melakukan vaksin booster. "Insya Allah terkait fasilitas di DKI Jakarta tidak ada masalah bahkan booster ini sudah mencapai 159.731. kita akan terus meningkatkan vaksin ketiga," ujar Ariza.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, keterisian ICU di DKI masih relatif stabil dan berisikan 16 persen dari 3.600 ICU yang disiapkan.
"Kalau update terkait rumah sakit seperti biasa total ada 140 Rumah Sakit (RS), 290 Puskesmas Kelurahan, 44 Puskesmas Kecamatan," kata Ariza di DPRD DKI Jakarta, Selasa (12/7/2022).
Ariza menuturkan, kembali naiknya kasus Covid-19 ini membuat Pemprov DKI telah menyiapkan ratusan ruang ICU dari berbagai instansi kesehatan.
"Tempat tidur ICU dari saat ini ada 3.600 yang disiapkan. Sudah terpakai 592, itu artinya 16 persen. Kemudian di luar ICU dari 609 yang terpakai 66 artinya 11 persen," tuturnya. Baca: Turun 356, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 10.462 Orang
Menurut Ariza, Pemprov DKI telah berusaha semaksimal mungkin mendorong masyarakat melakukan vaksin booster. "Insya Allah terkait fasilitas di DKI Jakarta tidak ada masalah bahkan booster ini sudah mencapai 159.731. kita akan terus meningkatkan vaksin ketiga," ujar Ariza.
Lihat Juga :