Kronologi Ribuan Ikan Mati di Sungai Kali Baru Diduga Akibat Limbah Jeroan Hewan Kurban
Senin, 11 Juli 2022 - 19:25 WIB
loading...
Ribuan ikan jenis sapu-sapu mati mengambang terbawa arus Kali Baru sepanjang Jalan Raya Bogor Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/7/2022). Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Ribuan ikan jenis sapu-sapu mati mengambang terbawa arus Kali Baru sepanjang Jalan Raya Bogor Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/7/2022). Diduga ribuan ikan tersebut mati karena limbah jeroan yang dibuang ke sungai selepas pemotongan hewan kurban Idhul Adha.
Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Annas (43) mengungkapkan, pihaknya awalnya menemukan ribuan ekor ikan sapu-sapu tersebut mati pada Senin pagi. Lalu pada Senin siang ditemukan lagi di sekitaran pintu air Cililitan tumpukan bangkai ikan bersama limbah jeroan yang dibungkus karung.
![Kronologi Ribuan Ikan Mati di Sungai Kali Baru Diduga Akibat Limbah Jeroan Hewan Kurban]()
"Kita cek pas pembersihan sungai itu kita lihat ikan sudah pada mengambang semua. Kiranya ada ribuan ekor ikan sapu-sapu. Dugaan sementara karena limbah jeroan hasil pemotongan kurban kemarin. Tetapi kita belum bisa pastikan ini imbas sebenarnya karena apa," ujar Annas.
Menurut Annas, peristiwa seperti ini sudah menjadi rutinitas setahun sekali, terutama selepas pemotongan hewan kurban. Tetapi, ia mengaku baru kali ini menemukan sampai ribuan ekor ikan sapu-sapu yang menumpuk di sepanjang Sungai Kali Baru.
"Sebelumnya memang setiap habis Idul Adha suka begini, tapi kali ini dampaknya paling parah. Jeroan yang dibuang dalam bentuk karung ke sungai ini dampaknya kan bikin bau. Seharusnya enggak boleh dibuang ke sungai, termasuk bangkai binatang," pesan Annas.
Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Annas (43) mengungkapkan, pihaknya awalnya menemukan ribuan ekor ikan sapu-sapu tersebut mati pada Senin pagi. Lalu pada Senin siang ditemukan lagi di sekitaran pintu air Cililitan tumpukan bangkai ikan bersama limbah jeroan yang dibungkus karung.

"Kita cek pas pembersihan sungai itu kita lihat ikan sudah pada mengambang semua. Kiranya ada ribuan ekor ikan sapu-sapu. Dugaan sementara karena limbah jeroan hasil pemotongan kurban kemarin. Tetapi kita belum bisa pastikan ini imbas sebenarnya karena apa," ujar Annas.
Menurut Annas, peristiwa seperti ini sudah menjadi rutinitas setahun sekali, terutama selepas pemotongan hewan kurban. Tetapi, ia mengaku baru kali ini menemukan sampai ribuan ekor ikan sapu-sapu yang menumpuk di sepanjang Sungai Kali Baru.
"Sebelumnya memang setiap habis Idul Adha suka begini, tapi kali ini dampaknya paling parah. Jeroan yang dibuang dalam bentuk karung ke sungai ini dampaknya kan bikin bau. Seharusnya enggak boleh dibuang ke sungai, termasuk bangkai binatang," pesan Annas.

Lihat Juga :