Lewat Ritual Mandi Madu, Oknum Ustaz di Cianjur Cabuli Santriwati

Minggu, 10 Juli 2022 - 16:35 WIB
loading...
Lewat Ritual Mandi Madu,...
Tindakan pelecehan seorang ustaz kepada santriwatinya kembali terjadi. (Ist)
A A A
CIANJUR - Tindakan pelecehan seorang ustaz kepada santriwatinya kembali terjadi. Kini, peristiwa tersebut dialami santri perempuan di Desa Sukaluyu, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur.

Kabar seorang guru ngaji yang melakukan tindakan pelecehan terhadap muridnya, mengakibatkan warga kesal setelah dua korban santriwati YY (19) dan NN (19) yang mengaku dicabuli sang ustaz. Sehingga, warga terpancing dan mendatangi kediaman pelaku yang berinisial SA (32) tersebut.

Kepala Desa Sukaluyu, Uher Suherman membenarkan, rumah guru ngaji tersebut dikepung ratusan warga yang kesal dengan kelakuan guru ngaji cabul tersebut.

Namun, aksi tersebut tidak berlangsung lama dan warga membubarkan diri, karena sang ustaz akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. "Tapi kami tetap siaga di rumah pelaku, agar tidak ada kejadian anarkis," ujarnya.

Uher mengatakan bahwa sang ustaz menjabat sebagai Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Sukaluyu, Sekretaris MUI, dan Amil Desa Sukaluyu. "Jabatan sebagai Amil desanya sudah saya copot," katanya.

Jelas Uher, bahwa sang ustaz memberikan aturan mengaji di pesantrennya dimana santri cowo tak boleh menginap dan santri cewe harus menginap.

"Ternyata itu akal bulus dia untuk berbuat cabul, terus terang saya juga marah dengan adanya kejadian ini, saya akan kawal kasusnya agar warga juga mendapat kejelasan," katanya.

Uher mengatakan bahwa sang ustaz melakukan ritual setiap pukul 24.00 WIB kepada santriwati dengan mandi memakai madu. "Dibuka baju santri lalu dimandiin dan diolesi dengan madu, lalu memegang alat vital korban," katanya.

Uher mengatakan, jumlah santri di pesantren korban terakhir terdata 50 orang namun saat ini sudah bubar semuanya.

Selain itu juga, saat ini, kata Uher, pelaku sudah tidak berada di Desa Sukaluyu karena sudah diusir oleh warga dan keluarga korban yang geram.

"Pelaku sudah tidak berada di Desa Sukaluyu karena sudah diusir oleh warga dan keluarga yang geram," katanya.

Baca: Perindo Jambi Bagikan Ratusan Paket Daging Kurban ke Warga.

Sementara itu, Kapolsek Sukaluyu AKP Yayan Suharyana mengatakan laporan sementara dua orang santriwati menjadi korban dalam kasus ustaz cabul tersebut.

"Ya betul itu telah terjadi pelecehan di kawasan Desa Sukaluyu penanganan lebih lanjut oleh Polres, tahu kasus ini laporan dari masyarakat," ujar Yayan.

Baca Juga: Warga Serbu Pembagian Paket Daging Kurban Perindo di Medan.

Yayan mengatakan, kasus ini dilimpahkan ke Polres Cianjur karena saat kejadian korban masih di bawah umur. Meski begitu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Polres mengenai perkembangan kasusnya.

"Informasi awal bahwa korban ada dua orang yaitu yang satu sudah menikah dan yang satu lagi belum menikah," pungkasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Penanaman 1.000 Pohon...
Penanaman 1.000 Pohon di Cipanas, Jumhur: Kesejahteraan dan Perlindungan Lingkungan Harus Seimbang
Dampingi Korban Kekerasan...
Dampingi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Pati, Eva Monalisa: Kami Kawal Sampai Tuntas!
Perempuan Bangsa Desak...
Perempuan Bangsa Desak Pendampingan Total Santri Korban Kekerasan Seksual Kiai di Pati
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Rekomendasi
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
Berita Terkini
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved