Masjid Darul Muttaqin Makassar Akan Gelar Salat Idul Adha 2 Kali
Senin, 04 Juli 2022 - 19:23 WIB
loading...
Ilustrasi. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
MAKASSAR - Masjid Darul Muttaqin di Jalan Minasa Upa, Kota Makassar, Sulawesi Selatan akan menggelar salat Idul Adha dua kali. Masing-masing akan dilaksanakan pada 9 dan 10 Juli 2022.
Sekretaris Umum Masjid Darul Muttaqin, Zul Ishaq Nur mengatakan, penyelenggaraan Salat Idul Adha dua kali ini untuk mengakomodir keyakinan jamaah di sekitar masjid.
Baca juga:Meski di Penjara, Putra Siregar Akan Tetap Bagi-Bagi Daging Kurban Kambing, Sapi, dan Domba
"Ini sudah turun temurun sebenarnya kita lakukan, yakni mengakomodir semua kepentingan saudara Islam kita," tuturnya kepada SINDOnews, Senin (4/6/2022).
Ia menegaskan, pelaksanaan Salat Idul Adha ini tidak mengikuti keputusan golongan. Namun berdasarkan keyakinan jamaah semata.
"Jadi ini bukan dibilang ada yang ikut Muhammadiyah atau pemerintah, tapi ini berdasarkan keyakinan masing-masing masyarakat. Ada yang meyakini di tanggal 9 ada juga yang meyakini di tanggal 10 untuk melaksanakan Salat Idul Adha ," jelasnya.
Menurut Zul, salah satu pertimbangan pengurus Masjid Darul Muttaqin Minasa Upa mengeluarkan kebijakan tersebut, semata demi menjaga silaturahmi dan persaudaraan sesama penganut Islam.
"Ini demi menjaga tali silaturahmi antara sesama umat Islam. Kami dari pengurus ingin mengakomodir semuanya, dan tidak ingin dicap berada di kelompok satu pihak saja. Jadi, silakan datang bagi yang ingin melaksanakan Salat Idul Adha di Masjid Darul Muttaqin," terang Zul.
Baca juga:Jelang Idul Adha, Kementan Siapkan Kebutuhan Pangan di Wilayah DKI Jakarta
Sekadar diketahui, pada Rabu 29 Juni 2022, Kementerian Agama melaksanakan sidang isbat penetapan Idul Adha 2022. Melalui sidang itu, pemerintah memutuskan bahwa tanggal 1 Dzulhijjah 1443 H jatuh pada Jumat, 1 Juli 2022. Sementara Hari Raya Idul Adha akan jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022.
Kemenag menetapkan Idul Adha 2022 dilakukan berdasarkan 2 metode yaitu metode hisab atau perhitungan dan rukyatul hilal atau pengamatan hilal.
Sedangkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 telah menetapkan Idul Adha 2022 berdasarkan perhitungan hisab jatuh pada Sabtu, 9 Juli 2022.
"Pemerintah telah tetapkan, tapi sebagian umatIslam sudah menyelenggarakan Idul Adha di 9 Juli," ujar Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H Khaeroni, Senin (4/6/2022).
Berbeda dengan pemerintah, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan 10 Dzulhijjah 1443 Hijriyah atau Hari Raya Idul Adha.
Baca juga:Praktis dan Mudah, Tunaikan Ibadah Anda dengan Qurban Online Melalui Aplikasi MotionPay
Penentuan tersebut berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani Majelas Tarijh dan Tajdid. H Khaeroni pun mengimbau, agar umat muslim tetap menjaga kerukunan. Sebab, umat muslim memiliki niat sama meskipun waktu berbeda.
"Mari menghargai perbedaan itu. Syukur-syukur yang mendahului Salat Idul Adha bisa kurbannya di hari Minggu," ucap Kemenag Sulsel.
Sekretaris Umum Masjid Darul Muttaqin, Zul Ishaq Nur mengatakan, penyelenggaraan Salat Idul Adha dua kali ini untuk mengakomodir keyakinan jamaah di sekitar masjid.
Baca juga:Meski di Penjara, Putra Siregar Akan Tetap Bagi-Bagi Daging Kurban Kambing, Sapi, dan Domba
"Ini sudah turun temurun sebenarnya kita lakukan, yakni mengakomodir semua kepentingan saudara Islam kita," tuturnya kepada SINDOnews, Senin (4/6/2022).
Ia menegaskan, pelaksanaan Salat Idul Adha ini tidak mengikuti keputusan golongan. Namun berdasarkan keyakinan jamaah semata.
"Jadi ini bukan dibilang ada yang ikut Muhammadiyah atau pemerintah, tapi ini berdasarkan keyakinan masing-masing masyarakat. Ada yang meyakini di tanggal 9 ada juga yang meyakini di tanggal 10 untuk melaksanakan Salat Idul Adha ," jelasnya.
Menurut Zul, salah satu pertimbangan pengurus Masjid Darul Muttaqin Minasa Upa mengeluarkan kebijakan tersebut, semata demi menjaga silaturahmi dan persaudaraan sesama penganut Islam.
"Ini demi menjaga tali silaturahmi antara sesama umat Islam. Kami dari pengurus ingin mengakomodir semuanya, dan tidak ingin dicap berada di kelompok satu pihak saja. Jadi, silakan datang bagi yang ingin melaksanakan Salat Idul Adha di Masjid Darul Muttaqin," terang Zul.
Baca juga:Jelang Idul Adha, Kementan Siapkan Kebutuhan Pangan di Wilayah DKI Jakarta
Sekadar diketahui, pada Rabu 29 Juni 2022, Kementerian Agama melaksanakan sidang isbat penetapan Idul Adha 2022. Melalui sidang itu, pemerintah memutuskan bahwa tanggal 1 Dzulhijjah 1443 H jatuh pada Jumat, 1 Juli 2022. Sementara Hari Raya Idul Adha akan jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022.
Kemenag menetapkan Idul Adha 2022 dilakukan berdasarkan 2 metode yaitu metode hisab atau perhitungan dan rukyatul hilal atau pengamatan hilal.
Sedangkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 telah menetapkan Idul Adha 2022 berdasarkan perhitungan hisab jatuh pada Sabtu, 9 Juli 2022.
"Pemerintah telah tetapkan, tapi sebagian umatIslam sudah menyelenggarakan Idul Adha di 9 Juli," ujar Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H Khaeroni, Senin (4/6/2022).
Berbeda dengan pemerintah, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan 10 Dzulhijjah 1443 Hijriyah atau Hari Raya Idul Adha.
Baca juga:Praktis dan Mudah, Tunaikan Ibadah Anda dengan Qurban Online Melalui Aplikasi MotionPay
Penentuan tersebut berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani Majelas Tarijh dan Tajdid. H Khaeroni pun mengimbau, agar umat muslim tetap menjaga kerukunan. Sebab, umat muslim memiliki niat sama meskipun waktu berbeda.
"Mari menghargai perbedaan itu. Syukur-syukur yang mendahului Salat Idul Adha bisa kurbannya di hari Minggu," ucap Kemenag Sulsel.
(luq)
Lihat Juga :